728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 26 September 2022

    Sidang Perdana Sengketa Waris, Penggugat Minta Pengganti Hak Waris, Ganti Kerugian Materiil dan Immateriil

     

                                             Erick Marcelino SH 



    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -  Sidang  perdana gugatan perkara  sengketa warisan yang diajukan oleh Ir Eddy Fredek Izaak Kaitjili (Penggugat) melawan Nooke Macs Kaitjili (Tergugat I) dan Anche Kaitjili  (Tergugat II) dengan agenda sidang perdana pembacaan gugatan yang digelar di Kartika 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,  (26/9/2022).

    Dalam gugatannya, Kuasa Hukum Penggugat, Erick Marcelino SH  menyatakan, memohon majelis hakim PN Surabaya yang memeriksa dan mengadili perkara a quo berkenan untuk memutuskan menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

    "Menyatakan Penggugat adalah ahli waris yang sah dari almarhum Marcus Kaitjily. Menyatakan harta peninggalan rumahnya yang diperkarakan ini sebagai harta warisan yang belum terbagi dari almarhum Marcus Kaitjily," ucapnya.

    Selain itu, memohon majelis hakim memerintahkan para Tergugat secara tanggung renteng untuk membayar pengganti hak waris kepada Penggugat sebesar Rp 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan dibayar secara kontan tanpa ada cicilan.

    "Memohon kepada majelis hakim untuk memerintahkan upaya paksa dalam mengosongkan rumah tersebut, karena pihak Penggugat tidak dapat menikmati harta peninggalan rumah tersebut," ujar Erick Marcelino SH.

    Di samping itu, menghukum Tergugat I dan Tergugat II secara tanggung renteng untuk membayar segala kerugian yang dialami oleh Penggugat dengan perincian, kerugian materiil sebesar Rp 49.500.000 ,kerugian immateriil sebesar Rp 150.000.000 .

    Total kerugian materill dan immateriil adalah sebesar Rp 199.500.000.  Juga, mengukum Tergugat I dan Tergugat II untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 500.000 per hari kepada Penggugat, apabila para Tergugat lalai untuk menjalankan isi putusan ini. Setiap harinya terhitung sejak putusan diucapkan di PN Surabaya.

    Kerugian immateriil Penggugat atas Perbuatan Melawan Hukum yang dilakukan para Tergugat menjadi tidak terbatas dan sulit dihitung , karena Penggugat dan keluarga mendapatkan kondisi yang shock berat secara  batin dan psikis atas pengusiran dari Tergugat I yang di mana, rumah tersebut adalah hak waris dari Penggugat juga.

    Penggugat sebagai saudara kandung merasa dikecewakan atas akibat perbuatan yang dilakukan oleh Tergugat I. seharusnya seorang saudara wajib membantu dan menolong ketika saudara kandung sedang sakit dan susah.

    Penggugat merasa tidak dianggap dan diacuhkan oleh para Tergugat dan penggugat merasa sangat malu dengan para tetangga sekitarnya.

    Alasan Penggugat mengajukan gugatan ke PN Surabaya, bahwa berdasarkan surat keterangan ahli waris pada 8 Desember 2017 yang dibuat oleh pihak Kelurahan Putat Jaya dan Kecamatan Sawahan Surabaya, menyebutkan akta perkawinan yang dikeluarkan kantor Catatan Sipil Surabaya Nomor ; 2A4/1959 tanggal 23 Oktober 1959. Bahwa telah berlangsung perkawinan yang sah, orang tua dari para Penggugat dan para Tergugat bernama Marcus Kaitjily dan Doorce Wattimury.

    Berdasarkan informasi dari Penggugat bahwa dari perkawinan tersebut telah dilahirkan 3 (tiga) orang anak, yakni Anche Kaitjily, Ir Eddy Fredek Izaak Kaitjily dan Nooke Macs Kaitjily.

    "Kondisi rumah tersebut sudah dikuasai Tergugat I sejak tahun 1993 sampai saat ini," kata Erick Marcelino SH.

    Dan berdasarkan foto Penggugat opname di RSAL Dr Ramelan Surabaya saat mengalami penyakit diabetes. Adanya surat persetujuan amputasi dari RSAL Dr Ramelan Surabaya pada 30 Mei 2022. 

    Saat ini bagian dari tubuh Penggugat , kakinya sebelah kiri sudah diamputasi akibat penyakit diabetes, yang menyebabkan kondisi Penggugata difabel dan tidak dapat mencari nafkah.

    Bahwa Tergugat I telah menunjukkan niat jahatnya untuk menguasai sendiri dengan mengusir Penggugat dalam kondisi sakit pada 21 Juli 2022 di rumah tersebut. Berdasarkan laporan dumas pada 25 Juli 2022 di Polsek Sawahan Surabaya karena adanya pengusiran sepihak oleh pihak Tergugat I sampai menimbulkan keributan di rumah tersebut. 

    Pada saat ini Penggugat hidupnya terlantar bersama istri Penggugat tinggal sementara di kos, untuk biaya hidup hanya dari pinjaman atau hutangan, karena Penggugat sudah tidak bisa mencari nafkah lagi. (ded) 








    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sidang Perdana Sengketa Waris, Penggugat Minta Pengganti Hak Waris, Ganti Kerugian Materiil dan Immateriil Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas