728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 22 September 2022

    Pemeriksaan 4 Saksi Tak Sesuai PERMA No. 4 Tahun 2020, Sidang Ditunda

     


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Kali ini agenda pemeriksaan 4 (empat) saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis SH dan Suwarti SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dalam sidang lanjutan 3 (tiga)  terdakwa yaitu Minggus Umboh, Rizky Puguh Wibowo, dan Zainal Huda Purnama, yang tersandung dugaan perkara penipuan investasi berkedok robot trading Viral Blast Global, terpaksa ditunda.

    Pemeriksaan 4 saksi, yakni Jessika, Paryadi, Serafina, dan Nindi, tidak memenuhi PERMA No.4 Tahun 2020. Keempat saksi yang akan diperiksa ini, dihadirkan secara online dan keberadaanya bukan di Pengadilan setempat dan tidak diawasi seorang hakim.

    Setelah Hakim Ketua DR Sutarno SH MH membuka sidang yang terbuka untuk umum, langsung mengajukan pertanyaan pada   Penasehat Hukum (PH)  tiga terdakwa, yakni Appe Hamongan Hutauruk SH.

    "Bagaimana PH terdakwa, jika pemeriksaan saksi saksi kali ini, dihadirkan secara online. Apakah tidak keberatan ?," tanya Hakim Ketua DR Sutarno pada PH terdakwa.

    PH Appe Hamongan Hutauruk SH menjawab, pada dasarnya tidak keberatan, namun keberadaan para saksi yang tersebar, karena saksi ada yang berada di rumah dan kantor. 

    "Hal ini akan melanggar PERMA Nomor 4 Tahun 2020, namun semuanya kami serahkan pada majelis hakim saja," jawabanya.

    Lantas, Hakim Ketua DR Sutarno SH MH menyatakan, berdasarkan PERMA  Nomor 4 Tahun 2020, pemeriksaan saksi seharusnya dilakukan di Pengadilan terdekat dan didampingi atau diawasi seorang hakim.

    "Dengan pertimbangan tidak sesuai dengan PERMA itulah, terpaksa sidang kali ini kami tunda pada dua pekan lagi, agar Jaksa menghadirkan terdakwa di persidangan atau Pengadilan Negeri setempat," ujar Hakim Ketua Sutarno SH seraya mengetukkan palunya sebagai pertanda sidang berakhir dan ditutup.

    Dan selanjutnya, JPU Suwarti sibuk menghubungi para saksi untuk berkoordinasi mengenai sidang berikutnya yang ditempatkan di pengadikan terdekat. "Para saksi akan kami hubungi lagi, sebentar lagi," ucapnya.

    Sehabis sidang, Appe Hamongan Hutauruk SH mengatakan, para saksi yang akan diperiksa itu  memang tersebar di beberapa di tempat, padahal menurut PERMA itu harus berada di suatu tempat dan diawasi seorang hakim.

    "Hal itu tidak bisa dilakukan dan kita khawatir terjadi cacat persidangan, sehingga keterangan yang disampaikan itu tidak mempunya kekuatan mengikat," katanya.

    Keempat saksi yang akan diperiksa itu berada di Jakarta semuanya. Karena hal ini bertentangan dengan KUHAP dan PERMA terpaksa pemeriksaan ditunda pekan depan.

    Seperti diketahui, para terdakwa didakwa dengan pasal 105 UU No.7 Tahun 2014 tentang perdagangan jo. Pasal 5 ayat (1) ke 1 KUHP, Pasal 378 KUHP jo. Pasal 5 ayat (1) ke 1 KUHP dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (ded)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Pemeriksaan 4 Saksi Tak Sesuai PERMA No. 4 Tahun 2020, Sidang Ditunda Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas