728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 30 September 2022

    Empat Saksi Sebut Putra Wibowo Kendalikan Semua Uang dari Members, Tiga Terdakwa Sama-Sekali Tidak Terlibat

     





    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -  Kembali pemeriksaan  4 (empat) saksi fakta yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti SH dan Darwis  SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dalam sidang  lanjutan 3 (tiga)  terdakwa yaitu Minggus Umboh, Rizky Puguh Wibowo, dan Zainal Huda Purnama, yang tersandung dugaan perkara penipuan investasi berkedok robot trading Viral Blast Global.

    Keempat  saksi yang dihadirkan oleh JPU adalah Widaryanto (BPR Sentral Asia), Tio Deddy Sinaga (pemilik Manna Mobil), Bintang Mustika Cahyo (Direktur BPR Sentral Asia), dan Eko Marwanto (Koperasi Sentral Asia) yang diperiksa secara bergantian.

    Giliran pertama diperiksa adalah Tio Sinaga oleh JPU Suwarti SH , yang bertanya mengenai menjual mobil apa pada tahun 2022 ?

    "Saya menjual mobil Porsche keluaran 2013 pada Januari 2022. Pembelinya adalah Ayub seharga Rp 1,55 miliar dalam kondisi bekas. Pembyaran mobil via transfer dari rekening atas nama Sutikno dari BCA. Uang sudah saya, namun tidak cerita mobil itu akan diapakan,"jawab saksi di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (29/9/2022).

    Giliran Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Appe Hamongan Hutauruk SH bertanya pada saksi , bahwa saksi tidak ada kaitannya dengan 3 terdakwa.

    Hakim Ketua DR Sutarno SH MH bertanya pada 3 terdakwa mengenai tanggapannya atas keterangan saksi tersebut.

    "Tidak ada tanggapan Yang Mulia. Cukup," jawab 3 terdakwa dengan nada tegas.

    Kembali JPU Suwarti bertanya pada saksi berikutnya, yakni Windaryanto (BPR Sentral Asia) tentang siapa pemegang saham BPR Sentral Asia sekarang ini ?

    "Pemegang saham BPR Sentral Asia sekarang adalah Yeti dan Satria Wibowo sekarang ini. Transaksi Putra Wibowo dari rekening penampungan BPR. Dari Purnomo sebesar Rp 10 miliar, Sutikno Rp 5 miliar dan Tiara Safarina. Total mencapai Rp 48 miliar. Pernah diterima BPR. Transaksi ini dilaporkan PPAT, karena dianggap mencurigakan. tetapi tidak ditanggapi," jawab saksi.

    Sementara itu, saksi Bintang (Dirut BPR Sentral Asia) menyatakan, dirinya tidak tahu mengenai adanya tranksasi uang Rp 48 miliar oleh Putra Wibowo. Untuk transaksi di bawah kewenangan Direktur Operasional (Dirpos) BPR Sentral Asia.

    Sedangkan Saksi Eko mengatakan, uang masuk Rp 48 miliar ke Koperasin atas perintah Putra Wibowo ke staf Eko. Yang transfer atas nama Sutikno, Purnomo Rakasiwi dan Tiara Safarina.

    "Uang sudah dikeluarkan ke Putra Wibowo dan sekarang habis," ucapnya.

    Ditambahkan Windaryanto, ada 14 rekening untuk operasional BPR Sentral Asia  atas nama PT, dan atas nama Tito dan Betanus Sucahyo. 

    Kembali  PH terdakwa, Appe Hamongan Hutauruk SH bertanya pada saksi apakah transaksi Rp 44 miliar itu sudah dirapatkan ?

    "Transaksi mencurigakan itu sudah disampaikan ke pimpinan dan dirapatkan," jawab saksi.

    Sehabis sidang, Appe Hamongan Hutauruk SH mengatakan, keterangan empat  saksi semuanya mengarah pada Putra Wibowo, yang mengendalikan semua uang uang dari members dialihkan ke Koperasi , kemudian langsung ke BPR, yang sebenarnya adalah milik mereka.

    "Ketiga terdakwa sama sekali tidak ada keterlibatannya. Di sinilah, peranan Putra untuk mengalihkan uang -uang yang diterimanya dengan cara-cara tertentu ke Koperasi dan BPR milik keluarganya," cetusnya. (ded)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Empat Saksi Sebut Putra Wibowo Kendalikan Semua Uang dari Members, Tiga Terdakwa Sama-Sekali Tidak Terlibat Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas