728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 14 September 2021

    Sewa Mobil Lalu Digadaikan, Terdakwa Uswatul Umah Rugikan Korban Hingga Ratusan Juta

     



                                      Saksi korban Tri Agustini & Gogok




    SURABAYA (mediasurabayarek.com)-  Sidang terdakwa Uswatul Umah, yang tersandung dugaan perkara penipuan dan penggelapan, kali ini dengan agenda pemeriksan saksi korban,  Tri Agustini Susilowati yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo SH MH dan Suwarti SH yang digelar di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya , Selasa (14/9/2021).  

    Menurut Tri Agustini, awalnya tidak mengenal terdakwa Uswatul Umah dan dikenalkan oleh Utami. Sekitar Nopember 2020, terdakwa menyewa mobil Sigra selama 10 hari lamanya.

    "Mobil dikembalikan dan uang sewa dibayar oleh terdakwa, dengan tarif sewa Rp 250.000 per hari. Akan tetapi, ketika meminta mobil untuk kedua kalinya, mobil tidak dikembalikan lagi. Alasanya anaknya pendidikan di Malang," ucapnya.

    Giliran JPU Suwarti SH bertanya pada saksi korban Tri, apakah pernah menghubungi terdakwa Uswatul ?

    "Ya, saya menghubungi terdakwa agar mengembalikan mobil. Pada 19 Nopember 2020, katanya akan ditransfer untuk biaya sewa mobilnya. Bahkan, ada SMS dari anaknya Uswatul, bahwa ibunya  meninggal dunia," jawab Tri Agustini.

    Tiapkali pinjam apapun, lanjut Tri,  terdakwa Uswatul selalu bilang kalau dia istri dari anggota TNI AL di RS RSAL. Jadi, nggak mungkin berbohong atau menipu saksi korban.

    "Eh, saya nggak mengira kalau jahat sama saya. Kabarnya, mobil saya digadaikan pada Ani. Saya berusaha mencari Ani hingga sekarang. Akibat mobil hilang, saya menderita kerugian Rp 150 juta," ujar Tri.

    Ada hal yang menarik ,ketika Tri dan temannya Demitrius Prayogo alias Gogok mendatangi ibu Uswatu yang tinggal di Pasuruan. Ternyata, ibunya masih hidup, tidak seperti yang disampaikan di SMS bahwa ibu Uswatul sudah meninggal dunia.

    Setelah pemeriksaan saksi korban Tri dirasakan sudah cukup, Hakim Ketua Tatas SH Mhum minta tanggapan terdakwa atas keterangan yang disampaikan saksi korban tersebut.

    "Betul, mobil yang saya sewa tidak dikembalikan. Mobil itu digadaikan Ali," jawab Uswatul dengan entengnya.

    Sehabis sidang, saksi korban Tri Agustini menegaskan, bahwa bukan hanya mobil Sigra miliknya hilang, akibat perbuatan terdakwa Uswatul. AKan tetapi, sepeda motor Honda Beat 2 unit, Vario 1 unit dan Yamaha N Max 1 unit sekitar Rp 60 juta juga dibawa kabur oleh Uswatul.

    Selain itu, Uswatul juga pinjam uang Rp 76 juta, tidak pernah dikembalikan sampai sekarang ini. 

    Sementara itu, korban lainnya, Demitrius Prayogo alias Gogok (seorang pengacara) juga menjadi korban terdakwa Uswatul. Mobilnya Daihatsu Xenia disewa terdakwa Uswatul selama satu bulan lamanya, dengan sewa Rp 3,5 juta.

    "Untuk sewa mobil yang pertama, mobil dikembalikan, tetapi sewa mobil yang kedua tidak dikembalikan. Untungnya, mobil ketemu di Sumedang dan sudah saya ambil. Namun, BPKP-nya masih berada di Kejaksaan Negeri Surabaya," ungkap Gogok. (ded) 


    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sewa Mobil Lalu Digadaikan, Terdakwa Uswatul Umah Rugikan Korban Hingga Ratusan Juta Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas