728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 15 September 2021

    Keterangan Tiga Saksi Pojokkan Kedua Terdakwa

     



    SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Kali ini sidang lanjutan terdakwa  Fadjar Setiawan dan Hadi Suwanto , yang tersandung dugaan perkara penipuan Mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo hingga merugi Rp 8  miliar, dengan agenda pemeriksaan tiga (3) saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indira SH dan Darmawati Lahang SH dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa-Timur,  yang digelar di ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (13/9/2021).

    Kedua saksi tersebut adalah  Caroline (Notaris), Ariyani (Notaris) , dan Andi Lesmana (swasta) yang memberikan keterangan di depan Hakim Ketua I Ketut Tirta SH Mhum.

    Mengawali pertanyaan pada saksi Caroline dilakukan oleh JPU Indira SH, yang bertanya mengenai  perjanjian di bawah tangan antara Imam Utomo dan PT Antang Patahu Meaning (APM).

    "Perjanjian antara Imam Utomo dan PT Antang itu harus ada perjanjian pendanaan dan penjaminan yang dibuat," jawab Notaris Caroline.

    Dijelaskannya, Hadi Suwanto menjaminkan tanah dan bangunan pada Imam Utomo, tetapi masih milik orang lain. Kenyataanya, jaminan tidak diserahkan pada Imam Utomo. Karena dijaminkanpada orang lain, yakni Andi Lesmana.

    Waktu itu Fajar dan Mujiono sempat ditanyai Caroline tentang surat-suratnya dan ijin ijinya. Namun, kata mereka berdua, akan diurus ijin ijinya. Namun demikian, ijin pertambangan tidak ada dan tidak dipunyai.

    Giliran Penasehat hukum (PH)  Hadi Suwanto, yakni Paulus Gondo Wijoyo  bertanya pada saksi Caroline tentang ijin-ijinnya. 

    "Saya sempat bertanya pada  Fajar dan  Purwanto mengenai ijin-ijinya. Tetapi tidak ditunjukkan. Kata Fajar ada ijinnya," ujar Caroline.

    Namun demikian, lanjut dia, bahwa surat perjanjian penjaminan dan pendanaan menjadi satu. Akan  tetapi, proses balik nama sertifikat menjadi  Hadi Suwanto dan dijaminkan pada orang lain, Caroline tidak mengetahuinya.

    Ketika Hakim Ketua I Ketut Tirta SH Mhum menanyakan tanggapan atas keterangan yang disampaikan oleh saksi Caroline, ternyata terdakwa Fajar dan Hadi membenarkan keterangan notaris tersebut.

    Sementara itu, Notaris Arini SH mengatakan, bahwa kedua terdakwa (Fajar dan Hadi)  tidak pernah mendatangi kantornya. Mengenai dua rumah di Jl Medokan Asri Timur dan Jl Ketintang , ada jual beli dari Edi kepada Hadi Suwanto (pembeli) pada 6 September 2019.

    Perihal tanah dan rumah dijaminkan pada orang lain, notaris Arini SH tidak mengetahuinya. "Setahu saya, dua unit rumah itu dijual seharga Rp 4,5 miliar," kata Arini.

    Sampai akhirnya, sertifikat dibalik nama atas nama Hadi Suwanto dan sertifikat itu diagunkan ke Andi Lesmana. 

    Sedangkan , saksi Andi Lesmana mengungkapkan, bahwa di kenal denan Hadi Suwanto karena ada hubungan hutang -putang dengan dirinya. Hadi pinjam uang pada Andi sebesar Rp 4 miliar. Kesepakatan SKBDN tidak ada realisasinya.

    Tetapi, sudah dikasihkan Rp 2,4 miliar. Janjinya satu bulan dikembalikan. Namun dikasih waktu dan tidak ada realisasinya. 

    Kini, Andi Lesmana melakukan gugatan PKPU terhadap Hadi dan minta dikembalikan Rp 2,4 miliar. 

    Sehabis sidang, Andi Lesmana menegaskan, Hadi Suwanto minta pendanaan dan diajukan syarat yang diminta Andi.  Seharusnya hutang itu sebesar Rp 4 miliar, tetapi ada syarat yang harus dipenuhi.

    Waktu itu dibuat dua termin, 60 dan 40. Yang diberikan 60 dan yang 40 belum terealisasi. Uang yang sudah diberikan Andi Lesmana pada Hadi Suwanto sebesar Rp 2,4 miliar. Sisanya tidak bisa diberikan Andi, karena tidak bisa memenuhi persyaratan berikutnya. Syarat SKBDN tidak bisa dipenuhi, sehingga sisanya 40 persen tidak bisa diberikan.

    Untuk sertifikat rumah di Jl Ketintang ada di tangan Andi. Harapannya, minta keadilan saja.

     "Terserah hakim yang memutuskan, kita manut (ngikuti-red) saja. Intinya, kita akan ambil langkah. Kita sudah gugat PKPU dan masih berjalan, belum putusan. Minta uang Rp 2,4 miliar dikembalikan," cetus Andi Lesmana. (dd)  









    "
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Keterangan Tiga Saksi Pojokkan Kedua Terdakwa Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas