728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 07 Juli 2021

    Terdakwa Linda Nofijani Divonis Setahun, Penasehat Hukum Pikir - Pikir

     




    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -  Akhirnya majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan hukuman terhadap Komisaris Travel Haji Umro Linda Jaya, Linda Nofijani binti Fatich Arifin, yang tersandung dugaan perkara penipuan, dengan pidana satu tahun penjara.

    Dalam amar putusannya,  Hakim Ketua Martin Ginting SH Mhum menyatakan,  vonis tersebut dijatuhkan setelah majelis hakim mendengarkan keterangan saksi-saksi, memeriksa barang bukti, dan melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa sendiri.

    Dalam pemeriksaan  perkara terdakwa Linda,  ditemukan fakta bahwa perbuatan Linda Nofijani telah terbukti melanggar pasal 378 KUHPidana berikut semua unsurnya.

    “Mengadili, menyatakan terdakwa Linda Nofijani binti Fatich Arifin terbukti bersalah sebagaimana dakwaa pertama Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menghukum terdakwa Linda Nofijani dengan pidana penjara selama satu tahun,” ucap  Martin Gunting membacakan amar putusannya di ruang sidang Candra PN Surabaya, Rabu (7/7/2021).

    Namun demikian, majelis hakim mempertimbangkan hal hal yang memberatkan terdakwa adalah perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan merugikan pelaor.

    Sedangkan hal hal yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan selama persidang dan belum pernah dihukum.

    Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim ini, terbilang  lebih ringan dari tuntutan JPU I Gde Willy Pramana yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara.

    Setelah mendengarkan putusan majelis hakim ini, JPU  I Gde Willy  maupun Penasehat Hukum (PH terdakwa), Asmari SH   menyatakan masih  pikir-pikir atas putusan tersebut.

    “Masih pikir-pikir yang mulia,” kata terdakwa Linda  Nofijani melalui PH-nya, Asmari SH.

    “Untuk JPU juga masih pikir pikir yang Mulia,” kata JPU I Gde Willy Pramana SH MKn.

    Sehabis sidang , PH Asmari SH mengungkapkan, pihaknya pikir pikir atas putusan majelis hakim tersebut. 

    "Kami akan bertemu dengan klien (Linda)  untuk melakukan koordinasi dan konsultasi  terlebih dulu. Sebelum memutuskan apakah nantinya mengajukan upaya banding atau tidak. Kami tidak bisa memutuskan sendiri. Akan koordinasi dengan klien dulu," cetus PH Asmari SH.

    Sebagaimana diketahui, dalam dakwaan Jaksa disebutkan, bahwa pada  18 Mei 2018 Terdakwa Linda Nofijanti bertemu dengan saksi Rudy Tanwidjaja di rumah makan KFC Mall Marvell Jl. Raya Ngagel Surabaya.

    Pada pertemuan tersebut, Linda Nofijanti menyampaikan jika PT  Linda Jaya membutuhkan tambahan modal untuk pendanaan Kuota Haji Tahun 2018 sebesar Rp. 900 juta . Linda menawarkan kepada saksi Rudy Tanwidjaja untuk menjadi pemodalnya dengan iming-iming akan diberikan keuntungan sebesar Rp 100 juta yang jatuh tempo selama 2 bulan ,  pada  25 Juli 2018.

    Tertarik akan iming-iming tersebut, pada 22 Mei 2018 saksi korban Rudy Tanwidjaja mendatangi kantor PT Linda Jaya dan menyerahkan uang secara bertahap secara transfer sebesar Rp. 900 juta kepada PT. Linda Jaya Tour & Travel.

    Dan selanjutnya, setelah terdakwa menerima uang dari saksi Rudy Tanwidjaja, ternyata uang itu tidak dipergunakan untuk Pendanaan Kuota Haji Tahun 2018 dikarenakan pembayaran Kuota Haji Tahun 2018. Akan tetapi dipakai terdakwa untuk kepentingan pribadinya. (ded)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Terdakwa Linda Nofijani Divonis Setahun, Penasehat Hukum Pikir - Pikir Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas