728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 07 April 2021

    PH Adi Juwono SH : "Kami Siap Ajukan Duplik Pada Sidang Pekan Depan"

     

                                      Adi Juwono SH.


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -  Setelah pembacaaan nota pembelaan (pleodi) terdakwa  Yulihanes yang tersandung dugaan perkara penipuan dan penggelapan, yang dibacakan oleh Tim Penasehat Hukum (PH) nya, yakni Krisna Budi Tjahyono SH dan Adi Juwono SH.

    Kini, giliran Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darmawati Lahang SH dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa-Timur menyampaikan replik (jawaban Jaksa atas pledoi) di ruang Sari  2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (6/4/2021).

    Dalam repliknya, JPU Darmawati Lahang SH menyampaikan, bahwa Jaksa tetap pada tuntutannya. Terdakwa Yulihanes seharusnya melunasi pembayaran, namun belum dikembalikan. 

    Dalam perkara ini, tidak ada perjanjan tertulis dan hanya kepercayaan belaka, antara Yulihanes dan Richard.

    "Pelapor Richard mengalami kerugian sebesar Rp 3,3 miliar. Kami tetap pada tuntutan semula," ucapnya.

    Setelah mendengarkan replik yang disampaikan JPU secara singkat di persidangan,  Hakim Ketua Ketut Tirta SH Mhum mengatakan, sidang selanjutnya dengan agenda jawaban (duplik) dari Tim Penasehat Hukum (PH) nya, yakni Krisna Budi Tjahyono SH dan Adi Juwono SH.

    "Baiklah, sidang akan dilanjutkan dengan agenda duplik pada Selasa (13/4/2021)," ujarnya seraya mengetukkan palunya sebagai pertanda sidang selesai dan ditutup.

    Sehabis sidang, Adi Juwono SH mengatakan, pihaknya akan mengajukan duplik pada sidang Selasa (13/4/2021) mendatang.

    "Kami siap ajukan duplik pada sidang yang akan datang," katanya.

    Sebagaimana diketahui, dalam pledoi yang disampaikan oleh PH Adi Juwono SH menyatakan, memohon kepada Yang Mulia Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk menjatuhkan putusan, yang menyatakan terdakwa Yuliihanes tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya dalam seluruh dakwaan atau setidak tidaknya melepaskan terdakwa dari semua tuntutan hukum (onslage van alle rechversvolging) sesuai dengan pasal 191 ayat (2) KUHAP.

    "Mengembalikan kemampuan, nama baik, harkat dan martabat terdakwa ke dalam kedudukan semula. Apabila majelis hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya," cetusnya.

    Dijelaskan Adi Juwono SH, terungkap fakta bahwa terdakwa (CV Dunia Ban) sebagai pembeli, sedangkan PT Ria Sentosa Jaya (Richard Susanto) sebagai penjual, telah terjadi kesepakatan jual beli oli. 

    Sehingga berdasarkan fakta fakta yang terungkap di persidangan terdapat kecendrungan bahwa hubungan hukum antara terdakw (CV Dunia Ban) dengan PT Ria Sentosa Jaya (Richard Susanto) adalah hubungan keperdataan murni. Yakni jual beli oli dan  sehubungan dengan belum lunasnya pembayaran uang oli oleh terdakwa adalah merupakan kewajiban pembeli.

    Ini sebagaimana diatur dalam buku ketiga, bab kelima Kitab Undang Undang Hukum Perdata.

    "Sehingga unsur dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain. Akan tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan," ujar Adi Juwono SH. (ded)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: PH Adi Juwono SH : "Kami Siap Ajukan Duplik Pada Sidang Pekan Depan" Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas