728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 14 Oktober 2020

    Terdakwa Siti Malika Dituntut 3 Tahun, PH Siap Ajukan Pledoi

     


     

        Dimas SH

    SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Sidang lanjutan terdakwa Siti Malika yang tersandung dugaan perkara seorang bidan yang menggugurkan kandungan dengan korban RA (17), di kamar Hotel Oyo pada 19 Maret 2020, dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (14/10/2020).

    Dalam surat tuntutannya, JPU Anggraini SH diwakili Nurhayat- SH menuntut, supaya majelis hakim PN Surabaya yang memeriksa dan mengadili perkara ini  memutuskan menyatakan,  terdakwa Siti Malika  bersalah melakukan tindak pidana mereka yang melakukan , yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan yang dengan sengaja, , melakukan aborsi terhadap anak yang masih dalam kandungan dengan alasan dan tata cara yang tidak dibenarkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 A Undang Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo  pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

    "Menjatuhkan pidana  terhadap terdakwa Siti Malika berupa pidana  penjara selama 3 (tiga) tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

    Selain itu, menghukum terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp 10 juta subsidair 3 (tiga) bulan penjara. Menyatakan  barang bukti berupa uang tunai Rp 1 juta dirampas untuk negara," ucap JPU Nurhayati SH.

    Menurutnya, barang bukti berupa 1 buah HP merek F1 warn rose gold , 1 lat spekkulum , 1 buah alat  tenakulum, 1 buah sendok kuret, 1 buah senter , 1 buah underpath dirampas untuk dimusnahkan. Dan menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 2.000

    Sehabis sidang, Penasehat Hukum (PH) terdakwa Siti Malika, Dimas Aulia Rahman SH mengatakan, pihaknya memanjatkan  puji syukur Alhamdulillah, dengan tuntutan 3 tahun dan akan berjuang keras dalam agenda berikutnya, mengajukan  nota pembelaan (pledoi).


    "Kami minta keringanan hukuman pada sidang pledoi nantinya. Klien kami dituduh melanggar pasal n 77 A, 45 A jo pasal 45 A UU No 35 Tahun  2014 Pelrindungan Anak jo pasal 55 yat (1) ke-1 KUH Pidana,"  ujarnya.

    Menurut Dimas SH, pihaknya  akan mengajukan pledoi pada Selasa  ( 20/10/2020) depan. "Kami  minta hukuman seringan-ringannya untuk terdakwa," katanya. 

    Sebagaimana diketahui ,  terdakwa Siti Malika dalam perkara ini adalah seorang Bidan yang diduga menggugurkan kandungan RA, sedangkan terdakwa Muzamil  (berkas terpisah) adalah pacar dari korban RA yang berinisiatif melakukan pengguguran janin RA.

    Dalam persidangan sebelumnya, terdakwa Siti Malika menyatakan bahwa dirinya sempat melarang terdakwa Muzamil untuk menggugurkan kandungan RA, sebab usia kandungannya sudah memasuki 5 bulan.

    Tetapi,  larangan itu tidak dihiraukannya. Siti Malika  juga tidak tahu kalau RA ternyata dihamili oleh Muzamil. Padahal,  Muzamil sebelumnya mengatakan kalau RA adalah pacar dari temannya.

    Terdakwa Siti Malika juga menyatakan, berkaitan pemberian uang untuk Aborsi RA tersebut, dirinya hanya dibayar 3 juta oleh terdakwa Muzamil. Padahal kesepakatan awalnya 6 juta. Tarif itu dari terdakwa Muzamil, tetapi pakai uangnya RA.

    Sebaliknya, terdakwa Muzamil justru bersikukuh bahwa dirinya dalam kondisi panik setelah mengetahui usia kandungan RA 5 bulan. Setelah itu Muzamil menghubungi terdakwa Siti Malika dan  bertemu di Indo Mart Jalan Manukan pada 12 Maret 2020.

    Muzamil dan RA yang yang punya inisiatif, meeka  berdua waktu itu kondisinya panik. Satu hari sebelum dilakukan eksekusi pengguguran mereka bertiga, Muzamil,  RA dan Malika bertemu di Indomart. (ded)  


    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Terdakwa Siti Malika Dituntut 3 Tahun, PH Siap Ajukan Pledoi Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas