728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 11 Juli 2020

    Dua Saksi Kunci Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan Pendeta HL




        Eden, Jubir Korban


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) – Agenda pemeriksaan sejumlah saksi masih mewarnai sidang lanjutan perkara dugaan pencabulan oleh terdakwa HL, seorang pendeta di Surabaya, yang digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN)  Surabaya, Jum'at  (10/07/2020).


    Kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabethania dan Erna Rista menghadirkan dua saksi, yakni Suparno, penangkap  dan  Michael, pendeta  yang memberikan keterangan di muka persidangan.

    Persidangan pendeta HL yang berlangsung tertutup ini, menarik perhatian media massa dan warga masyarakat Surabaya. Sidang tertutup untuk umum ini, dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 11.00 WIB.

    Sehabis sidang, JPU Sabethania R. Paembonan dan  Rista Erna dari Kejaksaan Tinggi Jatim memberikan keterangan kepada pers , seputar jalannya persidangan pendeta HL yang menarik perhatian pers dan masyarakat ini.

    "Hari ini, kami menghadirkan dua saksi penting, yakni Suparno, penangkap  dan  Michael, pendeta , yang memberikan keterangan mengenai kejadian yang dicurhati oleh IW, selaku korban," ujar JPU Sabethania dan Erna Rista. 

    Kedua ini mengakui, bahwa adanya konfrontir antara Suparno, penangkap pendeta dengan saksi sebelumnya, yang diperiksa pada persidangan hari Rabu (8/7/2020) secara verbal lisan.

    "Kami juga melakukan konfrontir antara penangkap pendeta dan saksi belumnya mengenai kasus ini," ucap JPU Sabethania dan Erna Rista. 

    Namun demikian, kedua JPU enggan memberikan keterangan panjang lebar mengenai jalannya persidangan yang berlangsung tertutup bagi masyarakat umum ini.

    Demikian halnya dengan Penasehat Hukum (PH) terdakwa HL, Abdurachman Saleh SH yang segera meninggalkan ruang sidang PN Surabaya, begitu sidang ditutup oleh Hakim Ketua Johanis Hehamony SH MHum.


    Sementara itu, Eden, Jubir keluarga korban mengatakan, saksi penangkap melakukan penangkapan kepada pendeta HL, karena akan berangkat ke Amerika dan telah mendapatkan tiketnya. Selain itu, pindah alamat rumah, tidak ada pemberitahuan.

    "Alamat yang dia (pendeta HL-red) kasihkan, tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, sehingga pendeta HL ditangkap.  Itu adalah informasi yang saya tahu dari Polda Jatim. Alasannya kuat dan bukti bukti dipegang oleh penyidik," kata Eden.

    Adanya tiket akan pergi ke Amerika dan perubahan alamat, tanpa pemberitahuan.  Dia (pendeta HL-red) kontrak rumah, tetapi tidak kasih tahu.


    "Saya tidak tahu rumah pendeta itu di mana sebenarnya.  Rumah Pondok Candra itu rumah kontrakan.   Kalau mau tahu alamat sebenarnya, mesti tanya penyidik. Pendeta HL ditangkap di rumah temannya," cetus Eden. 

    Sebagaimana keterangan yang disampaikan Eden sebelumnya, pihaknya memiliki  dua alat bukti kuat,  terkait kasus pencabulan HL terhadap IW yang diduga dilakukan di lantai 4 gereja HFC.

    “Kami berorientasi pada pembuktian. Kami mempunyai dua bukti kuat adanya pengakuan dari pendeta HL yang sudah melakukan pencabulan,”  cetusnya.

    Menurut Eden,  bahwa pengakuan HL dibuat 2 (dua) kali yakni di lobby salah satu hotel di Surabaya dan dihadapan majelis gereja HFC. Yakni pada tanggal 17 dan 23 Desember. (ded)



    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Dua Saksi Kunci Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan Pendeta HL Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas