728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 30 Juni 2020

    Keterangan Saksi- Saksi Ringankan Para Terdakwa, Terbukti Tak Pernah Intervensi









    SIDOARJO (mediasurabayarek.com) -   Sidang  tiga terdakwa, yakni Kepala Dinas PU BMSDA Sunarti Setyaningsih, Kabid Bina Marga Dinas PU BMSDA Judi Tetrahastoto dan Kabag ULP Sanadjihitu Sangadji, kembali dilanjutkan dengan agenda  pemeriksaan 4 (empat) saksi yang digelar di ruang Candra Pengadilan Tipikor, Juanda, Senin (29/6/2020).


    Keempat saksi itu adalah  Bayu, Yugo, Eka dan Najib, 
     yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK untuk memberikan keterangan di depan persidangan, agar perkara ini menjadi terang benderang.


    Dalam keterangannya, saksi Bayu mendapatkan uang dari  Yugo dan dibagi sebesar Rp 30 juta-an.  Pembagian itu menjadi kesepakatan dari teman -teman.

    Sementara  itu, Ketua Tim Penasehat Hukum tiga terdakwa,   Heber Sihombing  SH bertanya kepada  saksi Yugo, apakah terdakwa pernah mengarahkan atau mengintervensi para saksi ?


    "Terdakwa Sangaji dan terdakwa lainnya, tidak pernah melakukan intervensi dan tidak pernah menjanjikan sesuatu," ucap saksi Yugo.

    Saksi Bayu dan Yugo mengatakan, bahwa mereka  mendapatkan surat perintah tugas untuk menangani proyek dari Dinas PU dan  Bina Marga. Mereka mendapatkan dokumen dokumen dari PPK dan melakukan pengkajian ulang. Jikalau sesuai persyaratan , maka lelang akan dilakukan oleh Pokja.

    Ketika ditanya Ketua Tim Penasehat Hukum tiga terdakwa,   Heber Sihombing  SH , apakah ada yang mengarahkan perusahaan ini saja yang memenangkan lelang atas  proyek tersebut (Pasar Porong dan Candi-Prasung-red).


    Saksi Bayu dan Yugo menjawab, tidak pernah ada yang mengarahkan dan mengatur pemenang lelang itu. 

    Dijelaskan saksi, setelah ketemu terdakwa Judi, dibuat konsep atas masukan dari Balai Besar dan sangggahan sesuai dengan gambaran. Baik Judi  Tetrahastoto maupun Sangaji tidak pernah menjanjikan imbalan sesuatu kepada Bayu.

    "(Saya-red) dikasih uang Rp 10 juta dari Sangaji itu, sebagai uang  terima kasih dan dikasihkan kepada Yosepin, Pujianto, Bayu dan Yugo, dengan nilai total Rp 190 juta. Terdakwa tidak pernah menjanjikan imbalan sesuatu," katanya.


    Namun demikian, uang pemberian itu  sudah dikembalikan seluruhnya ke rekening penampungan KPK.  Namun pengembalian, uang itu dilakukan saksi, setelah terjadikan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

    Sementara itu, saksi Eka dan Najib menegaskan , bahwa ketiga terdakwa tidak pernah melakukan intervensi apapun. Bahkan, keempat saksi itu tidak pernah ketemu dengan terdakwa Sunarti Setyaningsih.

    Setelah mendengarkan keterangan ketiga  saksi dan dirasakan sudah cukup, Hakim Ketua Cokorda Gede Arthana  mengatakan, sidang akan dilanjutkan pada Senin (6/7/2020) dengan mendengarkan keterangan saksi saksi lainnya yang dihadirkan oleh Jaksa.

    "Kami masih menghadirkan saksi dari Pojka , Yang Mulia dan saksi saksi lainnya pada sidang mendatang," cetus Jaksa KPK.

    Hakim Ketua Cokorda Gede Arthana mengungkapkan, sidang akan dilanjutkan pekan depan, dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi saksi lainnya.

    "Kami nyatakan sidang ditutup dan dilanjutkan pekan depan," ungkapnya seraya mengetukkan palunya sebagai pertanda sidang  berakhir.


    Sehabis sidang, Ketua Tim Penasehat Hukum tiga terdakwa,   Heber Sihombing  SH , mengungkapkan,  keterangan yang disampaikan  sejumlah saksi saat di persidangan diperoleh keterangan,  bahwa antara saksi dan terdakwa tidak pernah melakukan transaksi apa-apa, terkait pembangunan proyek infrastruktur di Sidoarjo.


    "Jadi secara umum keterangan dari saksi - saksi yang di hadirkan di persidangan hari ini sangat meringankan klien kami,"  tukas  Heber Sihombing SH. 

    Namun demikian, kata  Heber Sihombing SH ,  keterangan dari saksi yang bernama Bayu memang sedikit agak berbelit -belit, saat memberikan kesaksian di depan majelis hakim.

    Akan tetapi keterangan yang lontarkan oleh saksi , itu tidak ada kaitanya dengan klien atau para terdakwa. 

    "Sebenarnya saksi yag dihadirkan sekarang masih satu tim dengan saksi yang terdahulu di hadirkan di persidanga. Juga sudah terbukti bahwa klien kami tidak pernah memaksa atau mengintervensi beberapa saksi tersebut. Sehingga dari keterangan yang dikatakan oleh para saksi bisa meringankan klien kami,"  tandasnya.  (ded)


    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Keterangan Saksi- Saksi Ringankan Para Terdakwa, Terbukti Tak Pernah Intervensi Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas