728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 30 Juni 2020

    Peralatan Teleconference Rusak, Sidang Pendeta HL Dilanjutkan Jum’at Lusa

       Eden


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -  Sidang lanjutan perkara dugaan  percabulan  yang dilakukan oleh HL, oknum pendeta gereja HFC Surabaya, dengan agenda pemeriksaan saksi korban dan saksi lainnya, yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) digelar di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN)  Surabaya,  Selasa (30/6/2020).

    Gara-gara peralatan elektronik teleconference yang digunakan mengalami kerusakan, terpaksa sidang ditunda sampai Jum'at (3/7/2020).

    Dalam sidang kali ini, Tim Penasehat Hukum (PH) Hotma Sitompul kabarnya dicabut kuasanya dan digantikan Tim PH baru.

    Menurut Abdulrachman Saleh, PH HL menyatakan,  agenda sidang hari ini sebetulnnya adalah mendengarkan keterangan dari orangtua korban dan calon suaminya korban. Tetapi karena peralatan teleconfrence mengalami kerusakan sidang terpaksa ditunda.

    “Agenda sidang hari ini, seharusnya  memeriksa orang tua korban dan calon suami korban. TNamun, gara-gara peralatan teleconfrence mengalami kerusakan dan majelis hakim tak bisa mendengarkan suara lebih jelas makanya ditunda,” ucap  Abdulrachman.

    Dengan adanya penundaan sidang , dengan agenda keterangan saksi-saksi tersebut akan dilanjutkan pada Jum’at  (3/7/2020) pukul 13.00.

    “Jadi, sidang ditunda hari Jum’at lusa. Tadi saksi sempat memberikan keterangnya meski sedikit,” ujar Abdulrachman .

    Sementara itu, Eden, selaku Juru Bicara (Jubir) keluarga korban  mengatakan , bahwa didalam persidangan tadi, AW  orang tua korban sempat ditanya oleh majelis hakim kenapa dia menolak pemberkatan nikah anaknya oleh terdakwa pendeta HL.

    “Diutarakan oleh ayah si korban, penolakan terjadi setelah dia mengetahui kalau anaknya telah dicabuli secara terselubung oleh terdakwa dan hal itu membuat dia sebagai ayahnya sangat marah,” kata Eden.

    Nah, ketika ditanyakan pada Eden apakah tahu terkait latar belakang penggantian tim kuasa hukum terdakwa HL dari yang selama ini dipegang oleh Hotma Sitompul dkk berganti dipegang Abdurachman Saleh dari Situbondo.

    Eden mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab adanya pergantian Tim PH terdakwa. 

    “Sebenarnya saya bingung juga. Mungkin dia tahu bahwa kliennya salah, terus dipaksakan dibenarkan. Sebab dalam persidangan kemarin terdakwa bilang bahwa itu terjadi 2005 dan 2006,"cetusnya. 

    Bahkan, sampai 2011 di Amerika itu IW masih dicabuli. Cuma dia nggak ngaku. Tidak mengaku itu haknya terdakwa, cuman kita lihat saksi-saksi yang akan datang.

    "Dia melihat bagaimana korban kacau dan mukanya kusut setelah turun dari lantai 4 gereja HFC. Terus keinginan korban yang lari ke Amerika karena tindakan yang tidak baik dari terdakwa HL. Itu khan sudah indikasi,”  ungkap Eden.


    Eden menuturkan,  cara terdakwa mencabuli IW. Korban IW disuruh naik ke lantai 4 oleh HL, naik dong ke lantai 4. Karena tidak bisa berbuat apa-apa, karena dalam ancaman. Kalau dia menolak, kalau dia melapor maka ayahnya akan dihancurkan, bahkan calon suaminya pun kedepan akan dihancurkan.

    “Jadi untuk masuk ke ruangan HL di lantai 4 itu tidak sembarangan. Itu harus pakai kartu, hanya bisa dibuka dari dalam, tidak bisa dibuka dari luar. Jadi orang yang bisa masuk ruangan itu hanyalah orang-orang yang diijinkan oleh HL atau pelaku," tukasnya. 


    Untuk membuka kasus ini menjadi terang benderang, sebaiknya menunggu keterangan dari saksi saksi lainnya. "Tunggu saja saksi-saksi yang akan muncul itu siapa.? Yang jelas itu saksi-saksi itu adalah orang-orang yang melihat,” tandasnya.


    Tak hanya itu saja,  Eden menuturkan, sebetulnya terdakwa HL mempunyai perangai yang cukup unik, kendati dia adalah seorang pendeta atau tokoh agama.

    “Saya mendengar bukan IW saja yang mendapatkan perlakuan tidak baik dari HL,” pungkas Eden.

    Terdakwa HL, kini sudah tidak lagi menjalani masa penahanan di Polda Jatim, tapi sudah dipindahkan ke ruang tahanan Polrestabes Surabaya.(ded)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Peralatan Teleconference Rusak, Sidang Pendeta HL Dilanjutkan Jum’at Lusa Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas