728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 08 Mei 2020

    Berharap Damai, Malah Ditolak Kreditur

       dok/ist

    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -  PT. Prima Lima Tiga hanya bisa terdiam dan pasrah, setelah mendengarkan  hasil Rapat Kreditur yang dihadiri oleh kreditur guna dilakukan rapat voting proposal perdamaian, berujung  penolakan mentah-mentah dari mayoritas Kreditur dengan 3013 suara.

    Sedangkan yang menerima proposal perdamaian hanya 790 suara, kemudian Bank BNI (Kreditur) menyatakan abstain.

    Mendengar hasil perhitungan suara ini, kuasa hukum PT. Prima Lima Tiga, Bonar Parulian Sidabukke, SH memohon untuk dibukanya ruang diskusi untuk perpanjangan waktu.

    Namun sayangnya, hal ini ditepis keras oleh tim kuasa hukum PT. Oase Arta Kapital, Dr. Teddy Reiner Sondakh, SH S.Psi., M.Hum. Menurutnya,  agenda hari ini adalah rapat voting proposal perdamaian, bukan rapat voting perpanjangan waktu.

    Pernyataan ini sempat ditekankan kembali oleh Tim Pengurus dan kreditur pemohon yaitu Ir. Peter Susilo. Karena dengan hasil voting yang ada, dapat diasumsikan PT. Prima Lima Tiga tidak bisa lepas dari jerat Pailit yang membelenggu perusahaan tersebut.

    Atas penolakan ini maka agenda sidang selanjutnya akan dilanjutkan pada 11 Mei 2020 dengan agenda pembacaan hasil voting oleh majelis hakim.(ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Berharap Damai, Malah Ditolak Kreditur Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas