728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 14 Februari 2020

    PT CIP Divonis Denda Rp 2,5 Miliar, Langsung Banding







    SURABAYA (mediasurabayarek.com) – Persidangan panjang dan melelahkan untuk kasus dugaan pencurian listrik yang dilakukan PT Cahaya Citra  Persada (CIP)-- produsen sendok dan garpu--  akhirnya berakhir.
    Hal ini ditandai dengan penjatuhan vonis  bersalah atas kasus pencurian listrik yang dilakukan PT CIP oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
    Dalam amar putusannya, Hakim Ketua Anne Rusiana SH MH menyatakan, PT CIP dihukum membayar denda sebesar Rp 2,5 milliar dan apabila tidak dibayar sejak putusan pengadilan dinyatakan inkracht.
    Maka Kejaksaan dapat menyita harta benda yang dimiliki perusahaan. Vonis ini sama dengan tuntutan yang dijatuhkan Kejari Tanjung Perak.
    “Putusan denda dibayar setelah putusan pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap . Dn apabila tidak dibayar maka Kejaksaan dapat menyita harta bendanya,” ucap Hakim Ketua  Anne Rusiana saat membacakan amar putusannya di ruang sidang Garuda 2 PN Surabaya, Kamis (13/2).
    Atas putusan tersebu,  kuasa hukum PT CIP Rudolf Ferdinand Purba mengaku akan menempuh upaya hukum banding.
    “Hari ini juga kami akan melakukan banding,” katanya saat dikonfirmasi usai persidangan.
    Menurut  Rudolf, kliennya tidak pernah melakukan pencurian listrik dan  tidak pernah merusak maupun membongkar meter listrik.
    “Kesalahan bukan di pihak kami atau perusahaan kami. Tetapi di tahap awal bukti-bukti mengerucut di PLN sendiri. Seperti gembok pada kwh meter itu ternyata dibuka kunci dari PLN. Semua dari PLN, kami tidak memasang itu. Dan PLN berapa kali melakukan perubahan kwh berkali-kali. Selama kita tambah daya,” cetusnya.
    Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Zulfikar mengaku masih menyatakan pikir-pikir.
    “Kami masih laporkan dulu putusan ini ke pimpinan. Sementara masih pikir pikir dulu,”pungkasnya.
    Sebagaimana diketahui, Kasus  korporasi dugaan pencurian listrik ini disidik oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya .
    Kasus pencurian listrik tegangan tinggi ini dilakukan PT CIP  sejak 3 Juni hingga 14 Oktober 2016. Modusnya, dengan menggunakan alat tenaga listrik untuk memanipulasi pengukuran listrik yang dijual ke UD Cipta Karya, yang mengakibatkan PT PLN (Persero) mengalami kerugian sebesar Rp 13 miliar.
    Perusahaan yang berlokasi di Damar Industri B 37-39 Margomulyo, Surabaya ini disangkakan melanggar pasal 51 ayat (3) juncto Pasal 55 UU RI huruf a UU RI No 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. (ded)
    Iklan
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: PT CIP Divonis Denda Rp 2,5 Miliar, Langsung Banding Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas