728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 14 Januari 2020

    Sidang Lanjutan Amblesnya Jalan Gubeng, Tiga Saksi Mahkota Diperiksa





        Janses E. Sihaloho  SH


       Suasana sidang

    SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Sidang lanjutan amblesnya Jalan Raya Gubeng, dengan agenda pemeriksaan tiga saksi mahkota yang digelar di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (13/1/2020).


    Ketiga saksi mahkota itu adalah para penanggungjawab dari PT Saputra Karya (SK),   adalah Ruby Hidayat (project manager), Lawi Handrian (Engeneering Supervisor) dan Aditya Kurniwan Eko Yuwono (supervisor).


    Dalam pemeriksaan ketiga saksi mahkota pada kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng, dengan terdakwa dari PT Nusa Konstruksi Engeneering (NKE) , yakni Budi Susilo (Direktur PT NKE), Aris Priyanto (Site Manager) dan Rendro Widoyoko (Project Manager).


    Dalam keterangannya, saksi  Ruby Hidayat (project manager PT Saputra Karya), menyatakan, untuk pengerjaan shop drawing dikerjakan oleh PT NKE dan pekerjaan penggalian disubkon pada perusahaan lain.

    "Semua pekerjaan telah dikerjakan dan dipenuhi oleh PT NKE. Tidak ada perubahan pekerjaan. Pernah seperti laporan kebocoran dari PT Indopora dan telah diperbaiki," ucapnya.

    Kebocoran itu terjadi sejak penggalian dan keluar airnya. Yakni satu titik di sebelah barat  dan selatan.  "Dan setelah amblesnya Jalan Raya Gubeng  sempat berbicara dengan Budi Susilo (Direktur PT NKE)," kata Ruby. 


    Setelah mendengarkan keterangan dari ketiga saksi mahkota ini, persidangan  yang dipimpin Hakim Ketua R. Anton Widyopriyono dan  Jaksa Penuntut Umum  Rachmat Hari Basuki dari  Kejati  Jatim, dirasakan sudah cukup.

    "Baiklah, sidang pemeriksaan ketiga saksi dari PT Saputra Karya sudah cukup. Sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dari PT NKE pada Kamis (16/1/2020)," cetus R Anton seraya mengetukkan palunya, sebagai pertanda sidang ditutup dan berakhir.

    Sehabis sidang, kuasa hukum dari PT. NKE,  Janses E. Sihaloho  SH mengatakan, keterangan tiga saksi dari PT Saputra Karya pada intinya  PT NKE dan subkon sudah mengerjakan sesuai kontrak dan tidak ada yang menyimpang.

    Kalau ada temuan-temuan  di lapangan, semacam kebocoran  yang menjadi pekerjaan dan  tanggungjawab PT Indopora dan sudah diperbaiki. "Perihal kebocoran itu menjadi tanggungjawab PT Indopora dan telah diperbaiki," ungkap  Janses E. Sihaloho  SH .


    Disinggung soal dakwaan jaksa yang menyatakan ketiga terdakwa PT NKE melanggar pasal 192 KUHP (pengrusakan jalan),  Janses E. Sihaloho  SH menegaskan,  sejauh ini fakta persidangan menunjukkan bahwa ketiga  terdakwa PT NKE tidak terbukti bersalah dan hal itu  terverifikasi dari saksi- saksi  yang telah dihadirkan di pengadilan.

    "Ketiga terdakwa PT NKE terbukti tidak bersalah dalam perkara ini (amblesnya Jalan Gubeng).  Namun demikian, pengadilan yang akan memutuskan perkara ini nantinya,"   tukas  Janses E. Sihaloho  SH. (ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sidang Lanjutan Amblesnya Jalan Gubeng, Tiga Saksi Mahkota Diperiksa Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas