728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 14 Januari 2020

    Terdakwa Winarto Tak Tahu Kalau Buku Nikah Itu Palsu, Gunawan (Pembuat Buku Nikah Palsu) Jadi DPO


        Adv. Rizal Haliman SH MH CIL




                                                Terdakwa Winarto


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) –   Sidang terdakwa Winarto Gunawan, yang tersandung dugaan perkara pemalsuan akte perkawinan atau surat nikah , dengan agenda pemeriksaan  saksi penangkap yang digelar  di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (13/1/2020). 

    Dalam dakwaannya,  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Yusuf Akbar Amin menyebutkan,  Winarto Gunawan dijerat pidana sebagaimana Pasal 94 UU No. 24/2013 atas perubahan UU No. 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

    Dalam  keterangannya , saksi penangkap menyatakan,  awalnya terkait adanya laporan KTP palsu. Lantas, terdakwa digeledah dan diketemkan adanya buku nikah palsu.

     “Ketika kami geledah ditemukan buku nikah palsu dari tas Silvi. Saat diperiksa buku nikah dipesan dari terdakwa Winarto dengan kesepakatan Rp 1,5 juta,” ucap saksi dari kepolisian di persidangan.


    Terdakwa Selvi mengaku kasihan lantaran pemohon, Reza Rama Asmara menangis dan mengaku kalau buku nikahnya dibakar oleh mertuanya.  "Jadi kami hanya membantunya pak Hakim," ucap  Selvi.

    Sementara itu, keterangan saksi dari Kantor Urusan Agama (KUA) yang dibacakan oleh JPU Yusuf mengatakan, bahwa KUA tidak pernah menerbitkan dua buku nikah atas nama tersebut.

    Atas keterangan saksi tersebut,  terdakwa   membenarkan dan dia berdalih buku nikah yang dipesan dari Gunawan (DPO),  warga Kupang Krajan 2 Surabaya seharga Rp 1,25 juta.

     “Benar Pak, saya cuma mendapat keuntungan Rp 250 ribu dan  saya tidak tahu sama sekali, kalau buku nikah itu palsu,” katanya.


    Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi ini, Hakim Ketua Johanis SH mengatakan, sidang akan dilanjuktan Senin (20/1/2020) mendatang dengan mendengarkan keterangan saksi lainnya.


    "Baiklah, sidang akan dilanjutkan pada pekan depan," cetus Hakim Ketua Johanis SH MHum, sambil mengetukkan palunya sebagai pertanda sidang ditutup dan berakhir.

    Sehabis sidang, kuasa hukum terdakwa, Adv. Rizal Haliman SH MH CIL mengungkapkan, Winarto pekerjaannya  adalah  sebagai calo dokumen dokumen atau surat surat di Dispendukcapil.

    Dia mendapatkan pesanan buku nikah dari Selvi yang ingin membantu orang untuk membikinkan buku nikah.

    Sebenarnya pekerjaan Winarto sebagai calo pengurusan surat surat Dispendukcapil, itu  tidak ada hubungannya dengan pengurusan surat nikah di KUA. 

    "Dia tahunya ada yang bernama Gunawan, warga Jl Kupang Krajan, dan dia pesan pada Gunawan (pembuat buku palsu dan DPO-red). Satu paketnya seharga Rpp 1,5 juta. Pak Winarto mengambil untung Rp 250.000. Selvi tidak ada untung dan hanya membantu saja," tukas Rizal Haliman SH.

    Menurut Rizal Haliman SH, pembuatnya buku nikah palsu  adalah  Gunawan. Sebetulnya, pemesan Reza, cuman  tahunya buku nikahnya terbakar.

    "Seharusnya ditempuh secara prosedural, kan bisa. Minta tolong dibuatkan buku nikah, malahan carinya di Dispendukcapil. Jadinya keliru kabeh (salah semuanya-red)," tandas Rizal Haliman SH.

    Dalam dakwaan jaksa disebutkan, bahwa kasus berawal saat terdakwa Winarto  bersama-sama dengan terdakwa Selvi (berkas terpisah) dan Gunawan (DPO) pada 8 Juli 2019, membuatkan dua buah buku nikah palsu atas nama Reza Rama Asmara Bin Mochamad Irfak dan Tata Pradiptya Binti Soeradi.

    Untuk dua buku Nikah Palsu tersebut, terdakwa Winarto Gunawan memasang tarif Rp1,5 juta yang dibayar secara transfer ke rekening BCA milik terdakwa Selvi.

    Dalam buku nikah palsu itu  menerangkan, pada Hari Selasa, tanggal 12 Agustus 2014, telah dilangsungkan akad nikah seorang laki-laki bernama Reza Rama Asmara Bin Mochamad Irfak  dengan seorang wanita Tata Praditya Binti Soeradi. (ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Terdakwa Winarto Tak Tahu Kalau Buku Nikah Itu Palsu, Gunawan (Pembuat Buku Nikah Palsu) Jadi DPO Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas