728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 28 Oktober 2019

    Sistem Peradilan Berbasis Online Lebih Mudah dan Praktis




    l

    SURABAYA (mediasurabayarek.com) –  Sistem peradilan berbasis elektronik atau online sudah diterapkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dan terbukti lebih unggul, mudah dan praktis  dibandingkan sistem konvensional.

    Kini, para pencari keadilan via  online makin mudah mendaftarkan perkara dan melakukan pembayaran secara resmi.

    Menurut Ketua PN Surabaya, Nur Syam , sistem online  mulai dilaunching oleh Mahkamah Agung pada 19 Agustus 2019 lalu. Kini, PN Surabaya sudah  menerapkannya dengan baik. 

    “Sekarang ini, ada lima perkara yang ditangani dengan menggunakan sistem e-Litigasi. Faktanya, , sejauh ini tidak ada keluhan dan membuktikan sistem online bisa  berjalan lancar,” ucap Nur Syam di  ruang kerjanya di PN Surabaya, Senin (28/10/2019).
    Dipaparkan 
    Nur Syam, layanan sistem peradilan online yang sudah diterapkan PN Surabaya meliputi e-filing (Pendaftaran Perkara Online di Pengadilan); e-Payment (Pembayaran Panjar Biaya Perkara Online) dan e-Summons (Pemanggilan Pihak secara online) berjalan baik dan lancar.

    Harus diakui, kata 
     Nur Syam, sistem online itu  memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan sistem konvensional yang selama ini diterapkan oleh PN Surabaya.

    “Prinsipnya, para pengacara yang kita sebut Pengguna Terdaftar bisa melakukan Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik pula," katanya.

    Lebih daripada itu, jawaban gugatan juga bisa disampaikan lewat sistem ini kecuali waktu pembuktian . Sebab,  harus menyerahkan bukti asli jadi tetap menggunakan sistem konvensional.

    Masih kata  Nur Syam, e-Litigasi ini merupakan tindak lanjut dari sistem e- Court dan terbukti PN Surabaya menjadi nomor satu di Indonesia.
    Pendek kata, dinyatakan  bahwa e-Court adalah sebuah instrumen Pengadilan sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat dalam hal Pendaftaran perkara secara online.

    Juga, Taksiran Panjar Biaya secara elektronik, Pembayaran Panjar Biaya secara online, Pemanggilan secara online dan Persidangan secara online mengirim dokumen persidangan (Replik, Duplik, Kesimpulan, Jawaban).

    “Meski begitu, sistem e-Court ini belum bisa diterapkan untuk perkara pidana, PHI dan juga Niaga,” cetusnya.

    Untuk itulah, para Pengguna Terdaftar harus mendaftar dan mendapatkan Akun terlebih dahulu, melalui mekanisme validasi Advokat oleh Pengadilan Tinggi tempat Advokat disumpah dulunya. 

    Sedangkan pendaftaran dari Perseorangan atau Badan Hukum belum di atur dalam e-Court ini.

    Perlu dipahami, bahwa pendaftaran Perkara melalui e-Court secara singkat tahapannya adalah Daftar (Mendapatkan Nomor Pendaftaran Online), Melengkapi Data Pihak, Upload Berkas Gugatan, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara (e-Skum), Melakukan Pembayaran, Menunggu Verifikasi dan Mendapatkan Nomor Perkara dari Pengadilan Tempat Mendaftarkan Perkara.

    Kini,  PN Surabaya akan mensosialisasikan sistem ini dengan para pengacara dari berbagai organisasi yang ada di Indonesia. Harapannya, sistem e-Litigasi ini bisa diterapkan secara menyeluruh.

    Di tempat yang sama, Ahmad Riyadh perwakilan dari advokat menyambut antusias sistem ini, mengingat advokat bisa diberikan kemudahan karena advokat di satu tempat , memungkinkan mengikuti sidang di sejumlah  tempat.

    "Termasuk gugatan sederhana yang harus diputus dalam waktu kurang dari 25 hari,  hal itu juga suatu terobosoan yang luar biasa dan itu juga disambut baik oleh pihak perbankan," ungkapnya. (ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sistem Peradilan Berbasis Online Lebih Mudah dan Praktis Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas