728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 07 Oktober 2019

    Sidang Perdana Amblesnya Jalan Gubeng

        Suasana sidang berlangsung


       Martin Suryana SH


    SURABAYA  (mediasurabayarek.com)– Sidang perdana kasus amblesnya Jl Raya Gubeng  yang menyeret enam (6) terdakwa , dengan agenda pembacaan dakwaan digelar  di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (7/10/2019).

    Adapun keenam terdakwa itu adalah Budi Susilo, Rendro Widoyoko, Aris Priyanto (berkas pertama). Dan Ruby Hidayat, Lawi Asmar Handrian, Aditya Kurniawan Eko Yuwono (berkas kedua).

    Dalam surat  dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Rakhmat Hari Basuki menyatakan,   keenam terdakwa didakwa telah melakukan menyuruh dan turut serta dengan sengaja merusak bangunan yang menimbulkam bahaya bagi keamanan lalu lintas.

    “Mereka (para terdakwa-red)  telah melanggar sebagaimana diatur dalam Pasal 192 ke-2 KUHP atau Pasal 63 ayat (1) UU NO 38 Tahun 2004 tentang jalan. Sedangkan dalam berkas yang kedua ada pasal tambahan seperti Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang turut serta,” ucapnya.

    Dengan adanya  dakwaan tersebut, kedua penasihat hukum keenam terdakwa sepakat tidak akan mengajukan nota Keberatan (eksepsi) pada sidang mendatang.

    “Sesudah  kami berdiskusi dan mencermati apa yang disampaikan oleh JPU, kami sepakat tidak akan mengajukan eksepsi. Nantinya,  keberatan kami akan masukkan dalam nota pembelaan (pledoi) saja Yang Mulia,” kata penasihat hukum terdakwa.

    Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua  R. Anton Widyopriono setelah mendengarkan dakwaan dan tanggapan penasehat hukum terdakwa,  menunda sidang dan menjadwalkan  persidangan akan digelar seminggu 2 kali, yakni Senin dan Kamis. 

    “Sidang  akan kita gelar seminggu 2 kali ya. Karena banyaknya berkas yang perlu pembuktian dan diperiksa,” cetus  hakim Anton.


    Sehabis sidang, JPU Hari Basuki mengatakan, tidak ditahannya para terdakwa  sejak awal kasus ini bergulir. 

    “Sejak awal kan, memang tidak  dilakukan penahanan, ” kata Hari.

    Perihal tentang Fuad Benardi, putra sulung Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, JPU Hari mengatakan hanya sebagai saksi. 

    “Hanya jadi saksi saja. Ya ,nanti hadir memberikan keterangan,” ungkapnya.

    Sebagaimana diketahui, Polda Jatim menetapkan enam orang tersangka dalam kasus amblasnya Jalan Gubeng, Surabaya, yang terjadi pada 18 Desember 2018 silam.

    Mereka adalah Ruby Hidayat selaku Projek Manager PT Saputra Karya; Aris Priyanto selaku Side Manager dari PT NKE; Budi Susilo selaku Dirut PT NKE; Rendro Widoyoko selaku Manager PT NKE; Lasmi Awar Handrian selaku Engenering SPV PT Saputra Karya dan Aditya Kurniawan yang merupakan Side Manager PT Saputra Karya.

    Bahkan, sempat juga mencuat nama putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Benardi, dalam kasus tersebut. Fuad sendiri juga pernah diperiksa oleh penyidik Polda Jatim pada Maret 2019 lalu. (ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sidang Perdana Amblesnya Jalan Gubeng Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas