728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 28 Oktober 2019

    Keterangan 2 Saksi Untungkan Terdakwa, Perijinan Sudah Dipenuhi Semua

        Martin Suryana SH





    SURABAYA (mediasurabayarek.com) – Sidang lanjutan amblesnya Jalan Gubeng, menghadirkan saksi yang paling ditunggu-tunggu, yakni Eri Cahyadi Kepala Bappeko Surabaya ( mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kota Surabaya) dan Lasidi (Kabid Tata Bangunan Pemkot Surabaya)  di ruang Candra  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin  (28/10/2019).

    Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua  R Anton Widyopriyono di Ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya ini, Eri menyatakan, bahwa izin mendirikan bangunan (IMB) proyek tersebut ditandatangani atas persetujuan dari Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Pemkot Surabaya.

    “Mereka  yang tergabung dalam TABG ini adalah para ahli profesional yang ditunjuk melalui Surat Keputusan Wali Kota Surabaya. TABG menyetujui menerbitkan IMB setelah meneliti dokumen atau berkas-berkas perencanaan proyek seperti yang diajukan oleh pemohon,” ucapnya.

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Rahmat Hari Basuki, menanyakan pada saksi tentang siapa pemohon yang mengajukan perizinan IMB-nya.

    Eri menjawab, tidak tahu karena pengajuan perizinan IMB diurus melalui Unit Pelayanan Satu Atap Pemkot Surabaya secara “online” atau dalam jaringan (daring).

    “Ini nanti tetap kita kejar siapa pemohon yang mengajukan izin. Masih banyak saksi yang belum dihadirkan di persidangan. Setelah semuanya bersaksi nanti pasti ketemu,” ujar Hari saat dikonfirmasi di sela persidangan.

    Enam orang menjadi terdakwa dalam perkara ini, masing-masing tiga pejabat dari kontraktor PT Nusa Konstruksi Enjiniring, yaitu Budi Susilo, Rendro Widoyoko dan Aris Priyanto, serta tiga pejabat dari kontraktor PT Saputra Karya, yaitu Lasmi Awar Handrian, Ruby Hidayat dan Aditya Kurniawan. 

    Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Martin Suryana SH mengatakan, pihak PT Saputra Karya (SK) selaku pemohon ijin dan semua proses perijinan sudah dilalui dan ijinnya lengkap semuanya.

    Mengenai keterangan yang disampaikan Eri Cahyadi  dan Lasidi justru menguntungkan terdakwa dari PT SK. "Ini pengungkapan kebenaran. Semua melalui proses perijinan yang benar dan ijinya sudah lengkap semuanya. Perbaikian amblesnya Jalan Gubeng yang tanggung adalah PT  SK  100 persen dan faktanya sudah normal,"   cetus Martin Suryana SH.


    Diungkapkan Martin, bahwa mengenai proses dan prosedur IMB telah dipenuhi dan perijinan lengkap semuanya. 

    Perihal penghentian sementara itu, tidak ada  kaitannya dengan perijinan proyel. Akan tetapi terkait dengan keluhan masyarakat. Yakni, adanya debu dan kebisingan.

    "Keluhan masyarakat itu ada ijinnya, pendahuluan  pekerjaan  dan sudah kami penuhi semuanya. Mungkin ada  kebisingan.  Hal itu tidak ada kaitannya dengan perijinan.  Ijin sudah terpenuhi semuanya," ugkap Martin.


    Tak ada problem dengan perijinan. Proyek ini sudah ada ijin  semuanya. Semuanya sudah sesuai prosedur. "Semanya sudah klir dan untuk proyek Gubeng  sudah ada landasan hukumnya. Mekanisme dan persyaratan sudah ada ijinnya dan klir semuanya," tukasnya.

    Menurut Martin Suryana SH, dalam proses pembangunana proyek, sebelum  pembangunan riil, itu ada pembangunan awal atau pekerjaan pendahuluan, seperti test pile dan sebagainya.

    "Tak dipersyaratkan  harus ijin IMB keluar. Tetapi, ada ijin khusus yang diterbitkan Dinas Cipta Karya. (ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Keterangan 2 Saksi Untungkan Terdakwa, Perijinan Sudah Dipenuhi Semua Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas