728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 23 Oktober 2019

    Gugatan PMH Memasuki Babak Mediasi , Tergugat Minta Uang Dikembalikan

       Novan Ardya Pahlevi SH & rekan


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Hariati (penggugat) melawan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang /KPKNL Surabaya (tergugat I), PT MNC Finance (tergugat II), Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya II (tergugat III), Siswoko-- pensiunan TNI (tergugat IV) dan Rizky Syahputra—pegawai KPP PT MNC Finance (turut tergugat/TT), memasuki babak mediasi  di ruang mediasi Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (23/10/2019).

    Namun demikian, dalam agenda mediasi yang dijadwalkan akan berlangsung selama 7 hari itu, Hariati (penggugat) tidak hadir dalam acara media yang dipimpin hakim mediator.

    Kuasa hukum Siswoko (tergugat IV ), Novan Ardya Pahlevi SH menyatakan, 
    sidang hari ini adalah mediasi dari majelis hakim dan meminta resume mediasi dari penggugat dan para  tergugat.

    "Intinya, kami dari tergugat IV atas nama Siswoko  ingin melanjutkan mediasi. Kalau tidak ada penyelesaikan kami akan tetap lanjutkan di jalur pengadilan,"ucapnya.

    Menurut Novan Ardya, kliennya (Siswoko) ingin uang yang sudah telanjur disetorkan pada penggugat (Hariati) supaya dikembalikan sebesar Rp  250 juta.

    "Kalaupun uang dikembalikan, tergugat akan menyelesaikan dengan perdamaian. Setelah mediasi akan dilakukan  rapat dan gelar perkara. Hasilnya,  klien akan berdamai, kalau ada pengembalian uang dari penggugat,"
     katanya.

    Sejauh ini, belum terlihat adanya etikad baik dari penggugat Hariati untuk mengembalikan uang dari para tergugat. "Dalam mediasi kali ini, penggugat belum menunjukkan etikad baiknya dan tidak datang dalam mediasi kali ini," cetus Novan Ardya.


    Tergugat IV, Siswoko juga tidak bisa menghadiri agenda mediasi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya karena sedang sakit dan membutuhkan perawatan.

    "Pak Siswoko sedang sakit jantung dan mengupayakan akan datang pada mediasi kali ini," ungkap Novan.

    Sebagaimana diketahui,  penggugat mengajukan gugata PMH terhadap tergugat I, II, III, IV dan Turut Tergugat (TT). Padahal, para tergugat adalah korban dari penggugat yang mengajak bisnis di bidang properti dan mobil, yang ternyata abal-abal.

    Untuk tergugat IV (Siswoko) mengalami kerugian sebesar Rp 250 juta. Kendati ada jaminan sertifikat rumah di Desa di Bojonegoro dari penggugat, tetapi kalau dijual hanya seharga Rp 50 juta. 

    Tergugat menginginkan, kerugiannya segera dikembalikan sepenuhnya oleh penggugat. 

    Sebenarnya para tergugat adalah korban yang dirugikan oleh Hariati, tetapi penggugat malah menggugat tergugat (korbannya) dengan gugatan PMH di PN Surabaya.


    Dalam  gugatan disebutkan, salah satunya adalah peristiwa bahwa penggugat oleh tergugat IV diajak kerjasama usaha jual-beli property bekerjasama dengan turut tergugat di luar jam kerja.

    Lantas, turut tergugat memfasilitasi pemberian pinjaman melalui jasa pinjaman dari tergugat II. Sehingga dilaksanakan perjanjikan sebagaimana dimaksudkan dalam akta Nomor 87 tanggal 15 Agustus 2018 tentang perjanjian pembiayaan multiguna dibuat di hadapan Ariyani SH, notaris di Surabaya.

    Demi untuk kepentingan pengurusan dan pengelolaan keuangan yang bersumber dari pembiayaan yang difasilitasi turut tergugat, maka tergugat IV proaktif melakukan pengambilan dana pinjaman dari tergugat II dengan cara turut tergugat memberikan kemudahan proses pengambilan.

    Sehingga segala aksep penerimaan tidak mengalami hambatan , sekalipun penggugat tidak hadir di kantor terhugat II dan cukup dilakukan oleh tergugat IV menyerahkan dokumen aksep yang diterbitkan tergugat II.

    Kemudian penggugat menandatanganinya , sehingga secara bertahap dana pinjaman untuk pembiayaan binsis property di Surabaya telah digunakan sepenuhnya oleh tergugat IV tersebut.

    Dan untuk menjamin pengambilan dana pinjaman tergugat II sepakat menerima jaminan berupa obyek sengketa milik penggugat, sebagaimana diperjanjikan pada pasal 6 akta Nomor 87 tanggal 15 Agustus 2018.

    Namun demikian,  untuk pengembalian dana pinjaman mengalami hambatan, karena tergugat IV tidak melaksanakan kewajiban sebagai mitra usaha bisnis property, sehingga penyelesaiannya tidak kunjung selesai sampai sekarang.

    Atas dasar itulah, terpaksa dilakukan upaya hukum, yaitu penggugat melaporkan adanya tindak pidana yang berkaitan dengan obyek sengketa yang berakibat merugikan penggugat, sebagaimana bukti surat tanda lapor polisi bernomor PB/743/VIII/2019/UM/Jatim tanggal 28 Agustus 2019 yang saat in dalam proses penyelidikan/penyidikan atau proses hukum. (ded)





    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Gugatan PMH Memasuki Babak Mediasi , Tergugat Minta Uang Dikembalikan Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas