728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 02 Oktober 2019

    Dilaporkan Tipu Budi Said, Eksi Anggraini Diadili






    SURABAYA (mediasurabayarek.com)  – Sidang perdana Eksi Anggraini, terdakwa perkara dugaan penipuan dan penggelapan digelar di ruang Sari 2  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (1/9/2019).


    Eksi-- panggilan akrab perempuan   berprofesi Marketing PT Aneka Tambang (Antam) ini--mengikuti agenda pembacaan berkas dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa -Timur.

    Dalam dakwaan JPU, kasus penggelapan dan penipuan ini dilaporkan oleh pengusaha properti asal Surabaya, yakni Budi Said, yang membeli ribuan kilo emas melalui terdakwa selaku marketing dari PT Antam senilai Rp 3,5 triliun.


    “Dari 7.071 kilogram yang disepakati antara saksi Budi Said dengan terdakwa Eksi Anggraeni diterima hanya sebanyak 5.935 kilogram. Sedangkan selisihnya 1.136 kilogram tidak pernah saksi terima. Namun begitu, uang telah diserahkan ke PT Antam,” ucap JPU ketika membacakan surat  dakwaannya di persidangan.


    Menurut JPU, saksi Budi Said tertarik membeli emas tersebut gara-gara tergiur dengan program discount yang diutarakan oleh terdakwa Eksi. Namun seiring waktu setelah melakukan pembayaran melalui transfer secara bertahap, kekurangan emas yang dibeli tak kunjung diterima oleh Budi Said.


    “Karena tidak ada pengiriman emas lagi, maka saksi Budi Said merasa ditipu dan selanjutnya mengirim surat ke PT Antam Cabang Surabaya namun tidak pernah dibalas. Sehingga akhirnya berkirim surat ke PT Antam Pusat Jakarta dan dinyatakan PT Antam tidak pernah menjual emas dengan harga diskon,” kata JPU Winarko.


    Atas  perbuatan terdakwa, Jaksa menyebut Budi Said telah mengalami kerugian sebesar Rp 573.650.000.000.



    “Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan kedua diancam dalam Pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” cetus  JPU Winarko.


    Mendengar  dakwaan tersebut, terdakwa melalui tim kuasa hukumnya akan mengajukan eksepsi. Namun sebelum persidangan berakhir ,  O’od Chrisworo mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan.



    “Mohon ijin majelis, kami mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan persyaratannya sudah kami lampirkan dalam permohonan,” ungkap  O’od Chrisworo.


    Namun demikian,  permohonan tersebut akan  dipertimbangkan oleh majelis hakim yang diketuai Maxi Sigarlaki.

    Sehabis sidang, O’od Chrisworo menceritakan kronologis perkara yang disangkakan klienya. Dia menyatakan ,  dalam kasus ini, terdakwa tidak pernah menerima pembayaran dari Budi Said selaku saksi pelapor.



    “Budi Said ini langsung transfer ke PT Antam, ini yang aneh dan kami akan siap membuktikannya,” tukas O’od.


    Dalam kesempatan itu , perihal permohonan penahanan yang diajukannya, kata  O’od, telah melampirkan beberapa persyaratan, salah satunya adalah penjamin.


    “Anaknya sebagai penjamin dan tadi sudah kami lampirkan di permohonan,” katanya.

    Dijadwalkan, pada Selasa (8/10/2019) mendatang dengan agenda pembacaan eksepsi oleh tim penasehat hukum terdakwa. (ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Dilaporkan Tipu Budi Said, Eksi Anggraini Diadili Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas