728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 08 Oktober 2019

    Kuasa Hukum Terdakwa Sebut Keterangan 5 Saksi Ngelantur, Tak Tahu Perjanjian Owner dan Terdakwa.



         Peter Manuputy SH & 2 terdakwa 



        Suasana sidang 


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -   Sidang lanjutan dugaan pemalsuan surat dan tanda tangan dengan terdakwa Dandy Mellanda dan Girdani Gania, telah memasuki babak  pemeriksaan saksu yang digelar di ruang Garuda 2 di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (7/10/2019).

    Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bunari SH dan Sabethania SH menghadirkan 5 (lima) saksi , yakni  Linda, Ratna Ina Dewi, Jonathan, Adrian, Jasmin Johan (anak almarhum Johny). 

    Kelima saksi tidak mengetahui  perihal perjanjian antara owner dengan terdakwa. 

    Dalam keterangannya, saksi Ratna dan Adrian (istri dan anak almarhum Johny), menyatakan, kedua terdakwa pernah mendatangi rumahnya dan menunjukkan berkas surat perjanjian/penunjukan yang ditandatangani oleh suaminya Johny.

    Ada permintaan surat tagihan senilai Rp 3,4 miliar, namun pengerjana proyek itu belum selesai. "Belum ada uang yang diserahkan.  Soal surat -menyurat , saya tidak tahu dan adanya surat itu dirasakan sangat menganggu," ucap Adrian.

    Menurut saksi Adrian, pihaknya mempunyai pekerjaan lain dan tidak mengetahui adanya surat menyurat CV Surya Gemilang dan ayaknya, Johny tidak mengetahuinya. 

    "Perihal surat klarifikasi yang diajukan terdakwa apakah proyek dilanjutkan atau tidak, saya nggak tahu hal itu," kata Adrian.


    Ketika Hakim Ketua, Dede Suryaman menanyakan apakah para saksi tahu tentang tata kelola CV Surya Gemilang, mereka mengatakan tidak tahu tentang hal itu.


    Ditambahkan Ratna,  pembangunan Metro Villa Residence belum selesai. Setahu Ratna, Johny adalah owner CV Surya  Gemilang.  Namun demikian, mengenai bisnis suaminya itu, dia tidak mengetahuinya. 


    Soal tanda tangan almarhu, Johny yang tertera dalam surat, menurut Jonathan, Adrian dan Ratna, sepertinya bukan tanda tangan almarhum johny. Tanda tangan tidak identik (non-identik) dan tidak tahu siapa yang membuatnya. 


    Sehabis sidang kuasa hukum terdakwa, Peter Manuputy SH mengatakan, bahwa kelima saksi itu tidak tahu tentang perjanjian antara owner (Johny) dan terdakwa. Kedua terdakwa adalah mitra kerja dan bukan karyawan. 


    Dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Ketua,  Dede Suryaman mengatakan, sidang akan dilanjutkan  pada Rabu (9/10/2019) dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya.

    "Baiklah, sidang akan dilanjutkan pada Rabu lusa (9/10) dengan pemeriksaan saksi lainnya," cetusnya.



    Sehabis sidang, kuasa hukum terdakwa, Piter Manuputy mengatakan,  bahwa 
    keterangan saksi semuanya adalah ngelantur. "Keterangan mereka ngelantur semuanya. Nggak berdasarkan fakta dan mereka tidak tahu soal surat itu. Mereka mencoba menekan dengan laporan polisi ini," ungkap Peter Manuputy SH.


    Menurutnya, majelis hakim bilang bahwa ahli waris mempunyai hak menolak atas surat itu. 

    "Nggak usah seperti ini. Jahat sama orang begini. Perkara ini dipaksakan. Surat klarifikasi yang diajukan terdakwa tidak pernah dijawab. Hasil labfor Polda Jatim tentang tanda tangan dinyatakan non-identik. Tidak ketahuan siapa yang melakukan hal itu," tukas Peter Manuputy SH.

    Dalam kesempatan itu, Peter mengaku sangat menyesalkan ,karena polisi tidak dijadikan saksi dalam perkara ini di persidangan. "Panggilan lewat WA, kok ditangkap (Dandy dan Girdani-red). Seharusnya polisi dijadiksan saksi dan dihadirkan di persidangan," kata Peter Manuputy SH.

    Perkara yang dihadapi kedua terdakwa, yakni Dandy Mellanda dan Girdani Gania adalah perkara perdata, dan bukan pidana. 


    Sebagaimana diketahui kedua terdakwa dianggap  melanggar pasal 263 ayat (1) jo Pasal 55 ayat(1) ke 1 KUHP, yang tidak berlandaskan pada fakta riil dan tidak ada hubungan hukum antara terdakwa dan pelapor. (ded)




    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kuasa Hukum Terdakwa Sebut Keterangan 5 Saksi Ngelantur, Tak Tahu Perjanjian Owner dan Terdakwa. Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas