728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 30 September 2019

    Gara-Gara Dikriminalisasi, Henry J Gunawan Ditahan




    SURABAYA (mediasurabayarek.com)  –  Merasa menjadi korban kriminalisasi aparat penegak hukum semenjak di kepolisian, Henry J Gunawan  , Bos PT Gala Bumi Perkasa terpaksa harus meringkuk dan mendekam di Rutan Medaeng.

    Menurut Masbuhin, kuasa hukumnya , Henry J Gunawan dan isterinya ditahan untuk sebuah kasus yang tidak masuk akal dan penuh kesesatan dalan penerapan hukumnya.


    “Gara-gara Henry J Gunawan menyebut dirinya sebagai suaminya Iuneke Anggaraini, dan sebaliknya, dalam sebuah akta notaris telah menyebabkan mereka berdua ditahan di Rutan kelas I Surabaya sejak 19 September 2019 lalu. Sebentar lagi perkaranya akan disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya,” ucap  Masbuhin kepada media massa, Senin (30/9/2019).

    Dijelaskan Masbuhin, Henry dan isterinya dituduh melakukan perbuatan tindak pidana, sebagaimana diatur dalam pasal 266 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP , dianggap  menyimpang dan tidak nyambung.

    Ini mengingat, keduanya  benar-benar sebagai pasangan suami isteri yang sah sejak tahun 1998, dan telah dikarunia tiga orang anak.

    Parahnya lagi, faktanya yang disangkakan dalam kasus ini, bukan pada persoalan isi kebenaran Akta Notaris ( Akta Pengakuan hutang). Namun,  hanya  kata suami dan isteri, yang tidak ada hubungannya dengan maksud dibuatnya Akta Notaris tersebut.

    Lagian, pelapornya juga tidak ada hubungannya dengan status suami-isteri Henry J Gunawan maupun Iuneke Anggraini. Dalam perkara  ini , tidak memiliki legal standing yang menyebabkan  kerugian bagi pihak pelapor. 

    “Prinsipnya,  antara pasal  yang dituduhkan dengan perbuatan yang disangkakan atau didakwakan tidak nyambung sama-sekali,” kata Masbuhin. 


    Diungkapkan Masbuhin, Henry J Gunawan dan isterinya menikah secara sah menurut adat, agama dan kepercayaan masing-masing pada tanggal 10 Mei 1998 lalu.

    Sementara itu, dan Akta Notaris (Akta Pengakuan Hutang) yang terdapat kata suami-isteri dibuat pada  Juli 2010. Sedangkan, akta perkawinan pencatatan sipil mereka berdua baru terbit pada November 2011 lalu.

    Gara-gara perkara ini, Henry J Gunawan dan isterinya, pada 30 Oktober 2018 lalu, dilaporkan oleh seorang bernama Drs.Iriyanto di Polrestabes Surabaya, karena diduga “melakukan tindak pidana memberikan keterangan palsu dalam akta otentik.

    Khususnya,  dalam bentuk penyebutan dirinya sebagai suami Iuneke Anggaraini dan penyebutan Iuneke Anggraini sebagai isteri Henry J Gunawan. Hanya disebabkan yang bersangkutan belum mencatatkan perkawinannya dihadapan Kantor Catatan Sipil Kota Surabaya pada saat itu.

    Perkawinannya, baru dilakukan secara adat, agama dan kepercayaan masing-masing, telah mengantarkan pasangan suami isteri ini mendekam di penjara karena diduga melanggar pasal 266 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Sebagimana laporan Pidana Drs.Iriyanto tersebut tertuang dalam Tanda Bukti Laporan Polisi Nomor : LP/B/1111/X/2018/JATIM/RESTABES SBY, yang atas laporan tersebut, pada saat pelimpahan berkas perkara (Tahap II) ,Henry J Gunawan dan isterinya di Kejaksaan Negeri Surabaya pada  Kamis, 19 September 2019, Henry J Gunawan dilakukan Penahanan oleh Kejaksaan Negeri Surabaya. 


    Dalam penyidikan di Polrestabes Surabaya, Baik Henry J Gunawan dan isterinya tidak ditahan, dan mereka berdua sangat kooperatif. Namun begitu, lebih mencengangkan lagi, setelah  menyampaikan laporan dan permohonan perlindungan hukum atas kasus Henry J Gunawan dan Isterinya kepada Jampidum Kejagung RI di Jakarta.

    Atas laporan  ini,  Jampidum Kejagung RI telah memerintahkan untuk dilakukan ekspose perkara Henry J Gunawan dan isterinya di Kantor Kejagung RI pada hari : Selasa,  24 September 2019.

    Anehnya, tiba-tiba  secepat kilat sebelum ekspose perkara di Kejagung dilakukan, Berkas perkara Henry J Gunawan dan isterinya dilimpahkan oleh Kejaksaan Negeri Surabaya ke Pengadilan Negeri Surabaya.


    Kejadian mengejutkan juga terjadi  di Pengadilan Negeri Surabaya, sebelum pelimpahan berkas Perkara Henry J Gunawan dan isterinya dilakukan, ada oknum Hakim PN Surabaya berinisial AR, yang pada tahun 2018 lalu menjadi Ketua Majelis Hakim yang mengadili Henry J Gunawan dalam kasus Pasar Turi, , diduga melakukan inden dan meminta agar perkara Henry J Gunawan dan isterinya, yang bersangkutan Hakim AR, meminta sebagai anggota majelis yang akan memeriksa dan mengadili Henry J Gunawan dan isterinya tersebut.

    Muncul dugaan, telah terjadi konspirasi, massif, sistematis dan terstruktur mulai hulu sampai hilir untuk melakukan pembunuhan karakter terhadap Henry , isterinya dan anak-anaknya yang masih kecil.

    Atas dasar itulah,  Kamis, 26 September 2019, kuasa hukum Henry  telah melayangkan nota protes kepada Ketua PN  Surabaya untuk mengganti formasi Majelis Hakim dengan tidak melibatkan oknum Hakim AR dalam pemeriksaan Kasus Henry J Gunawan dan isterinya tersebut. (ded)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Gara-Gara Dikriminalisasi, Henry J Gunawan Ditahan Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas