728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 13 September 2019

    Fintech P2P Lending Akseleran Makin Kuat di Jatim





    SURABAYA (mediasurabayarek.com)  – Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending Akseleran makin kuat di wilayah Jawa- Timur (Jatim)   dengan mencatat total nilai investasi sebesar Rp 24,2 miliar pada semester  I / 2019, atau naik hingga 15 kali lipat dibandingkan periode yang sama  pada  tahun sebelumnya.

     Adapun Surabaya menjadi kota dengan kontribusi terbesar bagi Akseleran di Jatim  dengan raihan total nilai investasi sebesar Rp 19 miliar.

    Rimba Laut, Senior Vice President Communication Akseleran, menyatakan, bahwa pencapaian tersebut seiring dengan minat masyarakat di Jatim,  dan khususnya di Surabaya semakin tinggi untuk berinvestasi di Akseleran sebagai layanan Fintech P2P Lending legal yang aman, mudah, terpercaya dan menguntungkan.

    Terbukti, katanya, jumlah pemberi dana pinjaman (lender) di Surabaya sudah menembus lebih dari 1.200 orang, atau tumbuh signifikan hingga 14 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

    “Pertumbuhan Akseleran di Surabaya pada semester pertama 2019 makin memperkokoh posisi Jawa Timur sebagai Top 5 provinsi dengan total nilai investasi terbesar di seluruh Indonesia," ucapnya. 

    Menurut Rimba, dengan tren menanjak ini,  optimistis Akseleran akan mampu tumbuh hingga tiga kali lipat ,baik di Surabaya maupun di Jatim pada akhir tahun ini.

    Sejalan dengan tingkat kepercayaan masyarakat setempat yang terus meningkat terhadap Akseleran. 

    Di samping itu, lanjut dia, tren positif tidak hanya terjadi dari pertumbuhan nilai investasi dari para lender Akseleran di Jatim, melainkan juga makin menebalnya jumlah pinjaman yang disalurkan kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). 

    Dijelaskan  Rimba, secara kumulatif, Akseleran telah menyalurkan total pinjaman di Jawa Timur sebesar Rp6,2 miliar per Agustus 2019 kepada hampir 300 UKM.

    “Akseleran sebagai P2P Lending yang menyalurkan pinjaman produktif ingin terus mendukung pertumbuhan UKM di Jawa Timur bahkan di Indonesia demi mendorong perekonomian bangsa," cetusnya. 

    Minimal pinjaman yang disalurkan oleh Akseleran sebesar Rp 75 juta atau jika di luar wilayah Jabodetabek Rp 150 juta dan maksimal sebesar Rp 2 miliar dengan agunan fleksibel bisa berupa invoice financing atau receivable financing, capex financing, atau inventory financing.

    Sementara itu , Eben Napitupulu, Senior Vice President Retail Sales Akseleran, menjelaskan kehadiran Akseleran di Surabaya sekaligus ingin makin memperkuat penetrasi pasarnya sebagai Fintech P2P Lending yang sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

    Salah satunya, kata Eben, Akseleran turut hadir dalam ajang East Java Investival 2019 yang berlangsung di Grand City Mall Surabaya selama tanggal 12-15 September.

    Dengan demikian, Eben ingin semakin banyak masyarakat di Surabaya mengenal dan menggunakan Akseleran,  baik untuk berinvestasi maupun menjadi peminjam khusus untuk para pelaku usaha atau UKM. 

    “Kami memberikan kode promo atau kode referal dengan nama SURABAYA19 sehingga setiap orang yang sudah mengunduh aplikasi Akseleran baik dari Play Store atau App Store kemudian registrasi pertama kali dan memasukkan kode tersebut otomatis mendapatkan saldo gratis Rp 100 ribu," cetusnya. 

    Tumbuhnya Akseleran di Jawa Timur tentu turut menopang terealisasinya target total penyaluran pinjaman Akseleran secara nasional hingga mencapai sebesar Rp 1 triliun di akhir tahun 2019. (ded)


    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Fintech P2P Lending Akseleran Makin Kuat di Jatim Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas