728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 30 September 2019

    Budi Sampurno SH: " Aldo dan Erlinta Tak Tahu Apa-Apa Tentang Pengiriman SS "






    SURABAYA (mediasurabayarek.com) –  Sidang lanjutan terdakwa Adolf Newyn Panahatan (Aldo) dan Erlinta Larasanti, Aldo dan Erlinta, yang tersandung perkara dugaan pengiriman sabu-sabu (SS) seberat 18 kilogram, dengan agenda pemeriksaan lima (5), yakni Hasan,  Wati, Iskandar dan Febriadi alias Iptet , Hasrul dilanjutkan di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (30/9/2019).

    Dalam keterangannya, kelima saksi memberikan keterangan yang berbeda-beda antara satu dan lainnya. Khususnya keterangan  tentang tas hitam yang berisikan SS itu.

    Menurut saksi Wati, dirinya tidak mengetahui perihal isi tas plastik hitam itu adalah SS. "Sebelumnya, saya tidak tahu tas itu berisikan SS. Setelah saya ditangkap dan disidik baru tahu kalau tas itu berisikan SS," ucapnya.

    Hal senada disampaikan oleh saksi Iskandar, yang juga tidak tahu bahwa isi tas itu adalah SS. Ketika ditunjukkan petugas BNN, bahwa tas itu berisi SS. Barulah Iskandar mengetahuinya.

    Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Budi Sampurno SH,  mengajukan pertanyakan pada Wati dan Iskandar, tentang  apa peranan Aldo dan Erlinta dalam pengiriman narkoba (SS) ?

    "Saya tidak tahu dan tidak kenal sama Aldo maupun Erlinta. Lagian, tidak ada ngomong soal pengiriman SS sama-sekali," cetus Wati dan Iskandar.

     Berbeda dengan keterangan yang diberikan oleh Hasrul yang menyatakan kenal dengan Aldo dan Erlinta, karena tetangganya .  Pengakuan mengejutkan dari mulut Hasrul yang menyebutkan, bahwa Edi (Edi Priyantoro/almarhum) menitipkan tas pada Hasrul, sebelum meninggal dunia.


    "Pak Edi (almarhum) titip tas pada saya. Lantas,  tas itu dititipkan di rumah Iskandar. Lalu, dibawa mobil ke rumah Ipet," ungkap Hasrul yang mengaku dikasih uang Ipet sebesar Rp 5 juta untuk ongkos pulang.


    Ketika gilirankuasa hukum terdakwa, Budi Sampurno SH, bertanya pada Hasrul tentang peranan Aldo dan Erlinta dalam pengiriman narkoba SS itu. "Saya tidak tahu hal itu," tukas Hasrul.

    Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Pujo Saksono dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko,  akan mengagendakan pemeriksaan terhadap Aldo dan Erlinta pada Kamis (3/10/2019).

    "Kamis (3/10) besok akan dilanjutkan dengan pemeriksaan Aldo dan Erlinta," kata Hakim Ketua Pujo seraya mengetukkan palunya sebanyak tiga kali, sebagai pertanda sidang ditutup.


    Seusai sidang, kuasa hukum terdakwa, Budi Sampurno SH mengungkapkan,
    bahwa  Aldo dan Erlinta tidak tahu -menahu perihal pengiriman narkoba berupa SS sebanyak 18 kg itu.

    "Dalam perkara ini,  Aldo dan Erlinta tidak tahu apa-apa dan tidak ditemukan barang (SS) pada Aldo. Selain itu , istri Aldo, yakni Erlinta  tidak tahu apa-apa tentang kasus ini," tukas Budi Sampurno SH.  (ded)

     
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Budi Sampurno SH: " Aldo dan Erlinta Tak Tahu Apa-Apa Tentang Pengiriman SS " Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas