728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 13 Agustus 2019

    Sidang Lanjutan Terdakwa Zainal Fatah.Hadirkan Saksi Ahli Pidana

        Kuasa hukum Thody SH


       Saksi ahli DR Sholehuddin SH 


    SURABAYA (mediasurabayarek.com) -  Sidang lanjutan Zainal Fatah (ZF), terdakwa  sumpah palsu dan keterangan palsu memasuki agenda mendengarkan keterangan saksi ahli, DR Sholehuddin--ahli pidana dari Universitas Bhayangkara (Ubhara)-- di ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (6/8/2019).

    Dalam keterangannya, DR Sholehuddin menyatakan, terdakwa Zainal hanyalah memakai kata atau istilah karyawan pada saat memberikan keterangan waktu menjadi saksi. 

    Dalam perkara ini, terdakwa Zainal tidak bisa dijerat dan dianggap melanggar  pasal 242 ayat (2) KUHP. 

    Kuasa hukum terdakwa Zainal, Thody SH mengatakan, sebenarnya apa yang dilakukan oleh terdakwa Zainal dengan menyebut Fausta  adalah karyawan itu, di luar ranah hukum.


    "Sebab, dulunya, Fausta pernah menganggur dan ditolong oleh Zainal. Fausta sempat ikut dan bekerja dengan Zainal delapan bulan lamanya. Jadi, tidak salah bila terdakwa menyatakan Fausta adalah karyawan," ucapnya.

    Menurut Thody SH, Fausta itu bisa dibilang tidak tahu diri, ketika sudah ditolong tatkala masih menganggur. Namun, sekarang ini malah menjadikan terdakwa Zainal sebagai terdakwa di persidangan.

    Dalam kasus ini , pelapor Fausta tidak dirugikan atas pernyataan terdakwa yang menyebutnya karyawan. Ketika memberiksan kesaksian, Jaksa tidak menegur Zainal yang menyatakan Fausta adalah karyawan.

    Jadi, apa yang disampaikan Zainal itu tidak ada yang dirugikan dan tidak menimbulkan akibat hukum apapun. 

    "Kami ingin Zainal dibebaskan dari segala dakwaan jaksa," cetus Thody SH.

    Namun demikian, atas  perbuatan terdakwa Zainal Fatah, itulah  diancam pidana dalam pasal 242 ayat (2) KUHP dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

    Terdakwa Zainal, bahkan sempat ditahan selama 40 hari lamanya dan kini permohonan tim kuasa hukum terdakwa untuk mengalihkan status penahanan terdakwa Zainal  dari tahanan Rumah Tahanan (Rutan) menjadi tahanan kota dikabulkan majelis hakim.

    Zainal telah didakwa oleh JPU Oki Muji Astuti dari Kejati Jatim, dengan sengaja memberikan keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang ditunjuk, sehingga mengadakan akibat hukum yang merugikan pelapor Fausta  Ari Barata.


    Sebagaimana diketahui, awal mula terjadinya perkara ini ketika terdakwa melaporkan saksi Fausta Ari Barata di Polrestabes Surabaya yang diteruskan ke Polres Tanjung Perak Surabaya , menyusul dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang PT MAF. 

    Terdakwa yang pada saat itu diminta keterangannya sebagai saksi mengatakan bahwa Fausta Ari Barata adalah karyawan di PT MAF.

    Padahal, kedudukan dari saksi Fausta adalah rekan bisnis bersama terdakwa Zainal  dan Amirudin Maya yang diwujudkan dalam pendirian PT MAF.  Gara-gara  tidak terima merasa kredibilitas dan nama baiknya tercemar, akhirnya Fausta melaporkan terdakwa Zainal. 

    Ditambahkan terdakwa Zainal, bahwa Fausta tidak masuk dalam jajaran pengurus  PT MAF  Logistik. "Fausta tidak masuh dalam kepengurusan PT MAF Logistik.  Tetapi, Fausta adalah pemilik CV FAT Interprize," ungkapnya. 

    Sementara itu, hakim ketua Maxi Sigarlaki akan melanjukan sidang berikutnya dengan agenda pemeriksaan terdakwa pada Selasa (13/8/2019).

    "Pekan depan agendanya adalah pemeriksaan saksi," tukasnya. (ded)


     (ded)




    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sidang Lanjutan Terdakwa Zainal Fatah.Hadirkan Saksi Ahli Pidana Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas