728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 29 Agustus 2017

    Katering Sono Kembang Lakukan Inovasi Tiada Henti












    SURABAYA ( mediasurabayarek.com) - Pelaku bisnis katering memasuki September (Bulan Besar: istilah Jawa)  yang ditandai banyaknya masyarakat yang menggelar hajatan pernikahan, menjadi berkah tersendiri.


    Tak terkecuali, PT Sono Kembang--bisnis katering skala besar-- yang fokus melayani katering  masyarakat yang  menggelar acara pernikahan.    




    Dewi Anggraini, Owner Katering Sono Kembang menyatakan, pihaknya fokus melayani pemesanan katering pernikahan (wedding). "Untuk melayani pada Sabtu dan Minggu bisa mencapai 6  hingga 7 even. Bahkan bila ramai betul, bisa melayani 10-15 even," katanya di sela-sela Rakerda APJI Jatim dengan tema optimalisasi potensi usaha jasa boga melalui digital marketing di Garden Palace Hotel Surabaya, Selasa (29/8). 

    Kalau dulunya, bisa mencapai hingga 30 even. Namun , mengingat sekarang ini banyak sekali katering, membuat bisnis ini makin ketat persaingannya. Mereka telah memiliki pasar masing-masing.

    "Untuk karyawan tetap yang bekerja Sono Kembang di Surabaya mencapai 150 orang. Itu belum termasuk   karyawan di Malang, Jakarta dan Semarang.  Total karyawan tidak sampai 1.000 orang," ucap Dewi Anggraini.

    Menurutnya, ada sekitar 400 menu makanan yang ditawarkan kepada para pelanggan. Namun begitu, menu kikil lontong menjadi andalan Sono Kembang untuk menggat pelanggan lebih banyak lagi nantinya.

    "Kami melayani pelanggan yang pesan minimal 150 pax.  Harga per pax sekitar Rp 75.000. Mengingat ketatnya persaingan bisnis katering , kami mulai berpikir perlunya inovasi yang kuat di era generasi milenium ini," cetus Dewi Anggraini.

    Kerapkali Sono Kembang kebanjiran pelanggan yang menggelar pernikahan dan menyiapkan makanan untuk 2.000 tamu undangan, bahkan siap melayani lebih banyak lagi tamu undangan yang hadir. 





    "Kami siap melayani pelanggan. Makanya, kami menjaga kualitas makanan dan senantiasa meningkatkan pelayanan," ungkap Dewi Anggraini.

     
    Sono Kembang juga merangkul sejumlah suplier atau pemasok beras dan bahan makanan lainnya. Juga menggandeng pelaku UKM, semacam pembuat penganan jajanan dan lainnya.
     
    Salah satu inovasi yang dilakuka Sono Kembang adalah memanfatkan digital marketing. Sebab, sekarang ini pesan  makanan banyak dilakukan via online, sebagai pengusaha mesti bisa memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut.

    Hingga saat ini , Sono Kembang sudah menekuni bisnis kuliner selama 30 tahun lamanya. Perusahaan besar telah menjadi mitranya, misalnya PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III , anak perusahaan dan perusahaan skala besar lainnya. 

    Sono Kembang ingin menjadi yang terdepan dalam bisnis kuliner dan terdepan dalam hal pelayanan. "Kami telah bersertifikasi dan mengantongi ISO, sehingga kualitas makanan berstandar, sehat dan aman dimakan oleh masyarakat," tukas Dewi Anggraini.

    Kini, bisnis kuliner Sono Kembang telah memasuki generasi ketiga. "Saya ini masuk generasi kedua dan akan terus melakuka inovasi yang tepat dan membuat pelanggan merasa puas dengan layanan yang diberikan Sono Kembang," katanya


    Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan  Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Jasaboga  Indonesia (APJI) Jawa-Timur (Jatim)  Sujatno mengatakan,  pemerintah Provinsi Jatim tengah gencar-gencarnya  mendorong pengusaha lokal terutama UKM untuk go online dengan memanfaatkan digital marketing. Sebab, biayanya murah dan mampu menggaet banyak kalangan pelanggan. 

    Dijelaskannya, ketika pelanggan makan di restoran, sambil memposting makanannya dan berkomentar baik, teman temannya yang ada di dunia maya pun ikut tertarik.


     


    "Digital marketing, bagi kami ini peluang pemasaran, orang tidak perlu repot-repot lagi," katanya.


    Masih kata Sujatno,  peluang bisnis makanan masih cukup besar, home industri bisa bekerjasama dengan pelaku bisnis menengah untuk memasarkan produknya. Misalnya, untuk produk makanan kue dan jajanan bisa dikombinasikan dengan milik pengusaha makanan lainnya.


    "Kita harus mulai terapkan budaya hidup sehat, makan yang sehat dan bergizi dengan memilih makanan khas Indonesia," ungkapnya.(ded)
    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Katering Sono Kembang Lakukan Inovasi Tiada Henti Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas